JAKARTA, HOLOPIS.COM – Tak terasa, tahun 2021 berhasil kita lewati dengan penuh perjuangan. Meskipun masih belum bisa meninggalkan pandemi kelam di tahun 2020, namun sudah banyak perubahan yang diberikan oleh tahun ini.
Mulai dari pendistribusian vaksin yang semakin meluas, mulai ditemukannya obat-obat yang dirancang khusus untuk menyembuhkan infeksi Covid-19, hingga dunia hiburan yang semakin bangkit dari keterpurukan di awal pandemi global.
Meski demikian, kita harus tetap berhati-hati dan patuh terhadap prokes.
Demi 2022 yang semakin bersih dari Covid-19, tidak ada salahnya sobat holopis merayakan tahun baru di rumah bersama keluarga tercinta.
Namun sobat holopis apakah sudah tau sebenarnya bagaimana sih sejarahnya tahun baru masehi yang kita gunakan mulai diberlakukan?
Yuk, simak sejarah singkatnya.
Tenyata, awal mula ditetapkannya Tahun Baru Masehi 1 Januari berawal dari Romawi Kuno.
Kalender Romawi pada mulanya terdiri dai 10 bulan dan 304 hari. Aturan ini dibuat pada abad ke-8 SM oleh Romulus, pendiri Roma.
Dilanjutkan oleh [emimpin selanjutnya, yaitu Numa Pompilius, ia menambahkan bulan baru ke dalam kalender. Bulan itu diberi nama Januarius dan Februarius, saat ini kita ketahui sebagai Januari, dan Februari.

