JAKARTA, HOLOPIS.COM – Peluncuran rudal balistik Korea Utara dianggap oleh sejumlah pengamat karena Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, menganggap remeh pelontaran proyektil mereka akhir pekan lalu.
“Peluncuran rudal terbaru Korut ini tampaknya merupakan reaksi atas sikap Presiden Joe Biden yang meremehkan dan terkesan menertawai uji coba rudal mereka akhir pekan lalu,” ujar direktur senior studi Korea di Pusat Kepentingan Nasional, Harry Kazianis.
Kazianis kemudian menjelaskan bahwa rezim Kim Jong-un memang akan selalu bereaksi terhadap apa pun yang dianggap dapat mencoreng nama baik mereka, terutama dari AS.
“Meski komentar dan tertawaan Biden jelas tak bermaksud memancing reaksi, Korea Utara akan selalu mencari alasan,” tutur Kazianis dikutip Reuters.
Senada dengan Kazianis, ahli urusan nuklir dari Institut Teknologi Massachusetts (MIT), Vipin Narang, juga menyatakan bahwa segala ancaman dari Korut memang tak boleh disepelekan.
“Setiap hari yang dilalui tanpa mencoba mengurangi risiko dari rudal dan senjata nuklir Korut merupakan hari di mana semua menjadi lebih besar dan lebih buruk,” katanya. (Tri)
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.
Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Trias Ambari
Tim Redaksi :

