Internasional
2.752 WNI Terjebak Sindikat Scam di Kamboja, Angka Terus Bertambah
HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh mencatat lonjakan drastis jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang melapor untuk meminta bantuan pemulangan setelah keluar dari jaringan sindikat scam.
Hingga Kamis 29 Januari 2026 pukul 18.30 waktu setempat, tercatat 2.752 WNI telah melapor dan mendatangi KBRI Phnom Penh. Jumlah tersebut berpotensi bertambah seiring terus berdatangannya WNI dari berbagai wilayah di Kamboja.
Duta Besar RI untuk Kamboja Santo Darmosumarto mengatakan sebagian WNI telah berhasil kembali ke Indonesia secara mandiri dengan fasilitasi KBRI, meski jumlahnya belum signifikan.
“Dari 2.752 WNI yang melapor, sebagian sudah kembali ke Indonesia, namun jumlahnya masih relatif kecil,” kata Dubes RI, dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri RI, Jumat (30/1/2026).
KBRI Phnom Penh terus mengintensifkan asesmen terhadap setiap laporan. Hingga saat ini, sekitar 50 persen dari total laporan telah melalui proses asesmen. Berdasarkan hasil sementara, tidak ditemukan indikasi WNI yang merupakan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Untuk mempercepat pemulangan, KBRI mempercepat penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi WNI yang tidak memiliki dokumen perjalanan. Langkah ini diperkuat tim perbantuan teknis kedua dari Direktorat Jenderal Imigrasi yang tiba di Phnom Penh pada Rabu 28 Januari 2026 malam.
KBRI juga berkoordinasi dengan otoritas Kamboja untuk mengupayakan keringanan denda keimigrasian bagi WNI yang overstay. Hasilnya, hampir 800 WNI telah memperoleh keringanan hukuman dan diminta segera mengatur kepulangan ke Indonesia.
Namun, keterbatasan kapasitas tempat penampungan sementara menjadi tantangan di tengah arus WNI yang terus berdatangan. KBRI mengimbau WNI yang telah memiliki SPLP dan mendapat keringanan sanksi keimigrasian agar segera membeli tiket dan memproses kepulangan secara mandiri.
ARTIKEL TERKAIT
- Kapolres Jepara, Pidana Kasus Anak Kiai Tembak Guru Ngaji Masih Diproses
- Sekuriti Basarnas Mamuju Tewas Ditikam 32 Kali oleh Teman Kerja
- Bareskrim Polri Tangkap DPO Judol W88 di Filipina
- Ma'ruf Amin Minta Benny Rhamdani Ungkap Sosok T Pengendali Judi Online
- Buat Maniak Judol, Siap-siap Bansosmu Dicabut