HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memberi sinyal akan ada investasi dalam jumlah besar yang masuk ke Indonesia dalam beberapa pekan mendatang. Pernyataan itu disampaikan di tengah capaian realisasi investasi Indonesia yang sudah menembus lebih dari Rp1.000 triliun pada semester pertama 2026.
Prabowo menyebut sejumlah pelaku usaha besar dunia telah menunjukkan minat terhadap Indonesia. Ia pun mengaku optimistis dengan prospek perekonomian nasional di tengah situasi ekonomi global yang masih penuh tantangan.
Dalam program Presiden Prabowo Menjawab, Rabu (16/9/2026), Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah masih melihat peluang masuknya investasi baru dalam skala besar.
Ia meminta publik menunggu perkembangan investasi tersebut dalam beberapa pekan ke depan.
“Dan ini beberapa minggu ke depannya, tunggu saja, akan ada investasi besar-besaran masuk ke Indonesia. Akan besar-besaran,” kata Prabowo.
Meski begitu, Prabowo tidak merinci nama investor maupun nilai investasi yang dimaksud dalam pernyataan tersebut.
Investasi Sudah Tembus Rp1.000 Triliun
Optimisme Prabowo muncul setelah realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 mencapai Rp1.010,6 triliun.
Data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM menunjukkan angka tersebut tumbuh 7,2 persen secara tahunan dan setara dengan 49,5 persen dari target investasi nasional 2026 sebesar Rp2.041,3 triliun. Realisasi tersebut juga menciptakan 1.448.862 lapangan kerja.
Sementara sepanjang 2025, realisasi investasi Indonesia mencapai Rp1.931,2 triliun dan menyerap sekitar 2,71 juta tenaga kerja.
Prabowo menilai capaian tersebut menunjukkan aktivitas investasi tetap berjalan meski kondisi ekonomi global belum sepenuhnya stabil.




