Hari Perdamaian Sedunia 1 Januari, Begini Sejarahnya

0 Shares

Gereja menilai bahwa perdamaian nyata hanya bisa terwujud jika budaya pengertian dan toleransi dibangun secara bertahap, dari individu, masyarakat, negara, hingga tingkat dunia.

Meski inti peringatan Hari Perdamaian Sedunia selalu berfokus pada “budaya kepedulian” (culture of care), subtema yang diangkat setiap tahun terus menyesuaikan dengan situasi global.

Sebagai contoh, pada tahun 2020, subtema yang diangkat adalah “Harapan”, sebagai respons atas penderitaan dunia akibat pandemi COVID-19.

Setiap tahun, Paus juga menyampaikan pesan resmi yang menekankan ajaran sosial Katolik (Catholic Social Teachings) sebagai panduan etis menghadapi persoalan dunia modern.

Mengapa Hari Perdamaian Sedunia Penting?

Dalam catatan Nasionaltoday, setidaknya ada tiga alasan utama mengapa Hari Perdamaian Sedunia tetap relevan.

Pertama, sebagai pernyataan moral. Di tengah meningkatnya intoleransi, polarisasi, dan konflik identitas, dunia perlu terus diingatkan bahwa toleransi sosial bukan pilihan, melainkan kebutuhan.

Kedua, sebagai simbol harapan. Bagi para pengungsi, korban konflik, dan masyarakat yang hidup di bawah bayang-bayang ketidakadilan, Hari Perdamaian Sedunia menjadi penegasan bahwa mereka tidak dilupakan.

Ketiga, sebagai panggilan untuk bertindak. Hari ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum bagi individu, komunitas, dan organisasi untuk bersama-sama mendorong solusi atas persoalan sosial dan politik yang menghambat perdamaian.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Khoirudin Ainun Najib
Ronald Steven
Tim Penulis & Editor
Khoirudin Ainun Najib, Ronald Steven

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU