Polhukam

Ganjar Pranowo Pamer Kekuatan Bisa Intervensi Panglima dan KSAD Soal Relawan Kena Bogem

Ronald Steven
Bagikan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ganjar Pranowo mengaku geram dengan terjadinya aksi pemukulan yang dialami oleh salah satu relawannya di Boyolali, Jawa Tengah.

Pria yang pernah terlibat kasus korupsi e-KTP itu pun kemudian pamer bahwa dirinya langsung menghubungi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto hingga KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak.

Dengan intervensi yang dilakukannya dengan kapasitas masih sebagai calon presiden, Ganjar sesumbar bahwa penanganannya bisa langsung cepat dilakukan.

“Relawan bawa motor dicegat kemudian digampleng, langsung kita urus, Panglima TNI, KSAD, Pangdam saya kontak semua, tidak benar ini langsung semua dihukum, responsnya cepat,” kata Ganjar seperti dikutip Holopis.com pada Minggu (31/12).

Ganjar kemudian menghimbau kepada para pendukungan untuk tetap hati-hati dalam bersikap sehingga berpotensi menjadi viral di masa Pilpres saat ini.

“Tapi saya juga mengingatkan kepada pendukung siapapun untuk kita hati-hati. Apa masalahnya? Penyelesaian tidak boleh dengan kekerasan, semena mena bukan jamannya lagi, jangan sakiti rakyat,” tuturnya.

“Jelang situasi seperti ini biasanya di medsos banyak banget hoax, fitnahnya jalan, aduh ampun-ampun, kalau ada datanya nggak apa-apa, tapi jangan fitnah,” lanjutnya.

Calon presiden nomor urut 3 itu kemudian meminta oknum Anggota TNI yang melakukan penganiayaan untuk dipanggil dan diminta klarifikasi.

“Ini saya peringatkan, dan kita minta panggil kalau perlu itu, DPR-nya saya minta panggil kalau perlu, tidak bisa kita berbuat semena-mena sehingga kemudian ketakutan ditebarkan ke siapapun. Mari kita ciptakan kondusivitas,” tuntasnya.

ARTIKEL TERKAIT