Internasional
Dubes Iran Minta Komunitas Internasional Hentikan Kejahatan Israel
JAKARTA – Duta Besar Republik Islam Iran, Mohammad Boroujerdi mengatakan secara tegas bahwa negara mereka akan membela diri dari Israel yang menurutnya tidak pernah mematuhi peraturan internasional terkait keamanan dan tata tertib. Ia mengatakan Israel terus menjaga proporsionalitas terhadap pembalasan yang akan mereka lakukan terhadap agresi rezim Israel.
“Rezim zionis adalah rezim yang tidak pernah patuh dan bertanggung jawab terhadap tata tertib dan peraturan internasional, kita lihat bersama, bahwa rezim ini telah menyerang tetangga-tetangganya, hampir semua,” kata Mohammad Boroujerdi di Kediaman Resmi Duta Besar Iran, dikutip Holopis.com, Selasa (17/6).
Ia kemudian mengingatkan bahwa selama ini Israel sudah memulai 20 perang dengan negara-negara kawasan dan secara konsisten sudah melewati batas yang tidak dibolehkan melakukan agresi.
“Belakangan ini rezim ini setidaknya, telah memulai 20 perang dengan negara-negara kawasan, dan jika kami saksikan rezim ini telah melewati batasan maupun garis-garis merah yaitu tidak diperbolehkannya melakukan agresi, di mana rezim ini melakukannya,” lanjutnya.
Ia juga menanggapi Israel yang mengaku bahwa ini adalah cara Israel untuk mencegah ancaman kepada mereka, sebuah alasan yang tidak bisa diterima oleh Iran, apalagi serangan tersebut sudah mengenai fasilitas umum dan membuat masyarakat tak berdosa ikut menjadi korban.
“Konsep seperti ini, tidak diterima dan tidak memiliki tempat ke rangkah hukum internasional dan piagam PBB. Serta merupakan pelanggaran jelas terhadap prinsip larangan dalam pasal 2 piagam 4 PBB,” katanya.
“Republik Islam Iran berdasarkan pasal 51 dari piagam PBB memiliki hak untuk membela diri,” lanjutnya.
Ia pun meminta komunitas internasional untuk mengambil tindakan keras agar Israel tidak melanjutkan kejahatan mereka, serta meminta PBB agar mengambil sikap yang lebih tegas.
“Untuk itu dewan keamanan PBB wajib turun tangan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menghentikan agresi ini,”
Sebagai informasi Sobat Holopis, serangan Iran terjadi di tengah pertempuran udara mematikan yang telah berlangsung selama empat hari antara Republik Islam Iran dan Israel dan telah menewaskan sedikitnya 244 orang di Iran dan 24 orang di Israel. Eskalasi tersebut dipicu oleh serangan udara mendadak Israel ke sejumlah wilayah di Iran pada Jumat (13/6) pekan lalu.