HOLOPIS.COM, JAKARTA – Satu per satu sosok ‘mahasewa’ di Deklarasi Sumpah Pemuda mulai terbongkar. Wanita berjas almamater UT akhirnya mengaku bukan mahasiswa dan dibayar!
Satu per satu sosok yang mengaku mahasiswa dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI mulai buka suara.
Kali ini, seorang wanita yang mengenakan jas almamater Universitas Terbuka (UT) akhirnya mengakui bahwa dirinya bukan mahasiswa kampus tersebut.
Lebih mengejutkan lagi, ia mengaku mendapat bayaran untuk menghadiri acara itu.
Pengakuan tersebut langsung menjadi sorotan karena sebelumnya kehadiran sejumlah orang dengan atribut kampus dalam deklarasi yang digelar pada 29 Oktober 2026 itu ramai diperbincangkan di media sosial.
Wanita bernama Vrisma Nurhaliza tersebut akhirnya menyampaikan permintaan maaf setelah didatangi oleh Keluarga Mahasiswa Universitas Terbuka.
Klarifikasi itu diketahui melalui video yang diunggah akun X @alejandronoell pada Minggu, 1 November 2026.
Dalam rekaman berdurasi sekitar dua menit tersebut, Vrisma menyampaikan langsung pengakuannya terkait penggunaan jas almamater berlogo Universitas Terbuka.
Ia mengaku menyesali kejadian yang membuat nama kampus tersebut ikut terseret dalam polemik Deklarasi Sumpah Pemuda.
“Pada kesempatan kali ini saya Vrisma Nurhaliza meminta maaf kepada seluruh mahasiswa dan kampus Universitas Terbuka atas situasi yang terjadi terkait penggunaan almamater berlogo Universitas Terbuka pada kegiatan Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI tanggal 29 Oktober 2026,” ujarnya dalam video tersebut.
Namun, bukan sekadar permintaan maaf yang menjadi perhatian.
Vrisma juga secara tegas mengakui bahwa dirinya bukan mahasiswa Universitas Terbuka.
Ia bahkan mengungkap alasan kehadirannya dalam kegiatan tersebut. Menurut pengakuannya, ia datang karena mendapatkan bayaran.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!