HOLOPIS.COM, JAKARTA – Duduk selama berjam-jam sudah menjadi bagian dari rutinitas banyak orang, terutama pekerja kantoran maupun mereka yang sering menggunakan komputer. Tanpa disadari, kebiasaan ini dapat berdampak pada kesehatan jika dilakukan terus-menerus tanpa diselingi aktivitas fisik.
Meski terlihat sepele, terlalu lama duduk dapat memengaruhi otot, sendi, hingga meningkatkan risiko berbagai penyakit. Berikut beberapa hal yang perlu diketahui.
1. Dampaknya terhadap Otot dan Sendi
Duduk dalam waktu lama membuat otot, terutama di bagian leher, bahu, punggung, dan pinggul, bekerja dalam posisi yang sama terus-menerus.
Akibatnya, otot menjadi tegang, sendi terasa kaku, dan tubuh lebih mudah mengalami nyeri, terutama setelah berdiri atau bergerak kembali. Posisi duduk yang kurang ergonomis juga dapat memperburuk keluhan tersebut.
2. Risiko Gangguan Kesehatan jika Terlalu Lama Duduk
Selain menyebabkan pegal, kebiasaan duduk terlalu lama juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko berbagai masalah kesehatan, seperti obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, hingga gangguan sirkulasi darah.
Kurangnya aktivitas fisik membuat tubuh membakar lebih sedikit kalori dan dapat memengaruhi metabolisme jika berlangsung dalam jangka panjang.
3. Pentingnya Berdiri dan Bergerak Secara Berkala
Para ahli menyarankan untuk tidak duduk terus-menerus selama berjam-jam. Luangkan waktu untuk berdiri, berjalan sebentar, atau melakukan aktivitas ringan setiap 30 hingga 60 menit. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu melancarkan sirkulasi darah sekaligus mengurangi ketegangan pada otot.
Jika memungkinkan, manfaatkan waktu menerima telepon atau rapat singkat sambil berdiri.
4. Peregangan Sederhana yang Bisa Dilakukan
Tidak perlu olahraga berat untuk mengurangi efek duduk terlalu lama. Cobalah melakukan peregangan ringan seperti memutar bahu, meregangkan leher, meluruskan punggung, atau menggerakkan pergelangan kaki dan lutut selama beberapa menit.
Gerakan sederhana tersebut dapat membantu mengurangi rasa kaku sekaligus membuat tubuh lebih rileks.
5. Tips Mengurangi Kebiasaan Duduk Terlalu Lama
Mulailah dengan membuat pengingat setiap satu jam sekali untuk berdiri dan bergerak. Selain itu, usahakan menggunakan tangga dibanding lift jika memungkinkan, berjalan kaki saat istirahat makan siang, atau melakukan pekerjaan tertentu sambil berdiri. Semakin sering tubuh bergerak sepanjang hari, semakin baik pula dampaknya bagi kesehatan.
Meski pekerjaan mengharuskan duduk dalam waktu lama, menjaga tubuh tetap aktif dengan bergerak secara rutin dapat membantu mengurangi berbagai risiko kesehatan sekaligus membuat tubuh terasa lebih bugar setiap hari.

