HOLOPIS.COM, KARAWANG – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang mulai melakukan penelaahan terhadap Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Karawang, Muhana, menyusul beredarnya kabar dugaan tindakan asusila yang menyeret namanya di media sosial.
Sekretaris BKPSDM Karawang, Gerry Sigit Samrodi, mengatakan pihaknya telah memanggil Muhana untuk memberikan klarifikasi atas informasi yang beredar dalam beberapa hari terakhir.
“Kami sudah memanggil yang bersangkutan untuk klarifikasi atas kabar yang selama beberapa hari terakhir ini beredar di media online dan media sosial,” kata Gerry dalam keterangannya di Karawang, Rabu (24/6/2026).
Pemanggilan tersebut dilakukan berdasarkan surat bernomor 800.1.6.2/2716/PPEKD yang diterbitkan pada Selasa (23/6/2026). Muhana disebut langsung memenuhi panggilan tersebut.
Menurut Gerry, proses klarifikasi merupakan bagian dari tahapan awal untuk mengumpulkan informasi dan memperoleh penjelasan langsung dari pihak yang bersangkutan.
“Kami memandang bahwa setiap informasi yang berkembang perlu ditindaklanjuti secara profesional, objektif, dan proporsional, sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
BKPSDM menyatakan hasil pemeriksaan awal belum dapat dipublikasikan karena proses pendalaman masih berlangsung.
Gerry mengatakan pihaknya masih membutuhkan informasi tambahan agar dapat memperoleh gambaran yang utuh sebelum menentukan langkah berikutnya.
Ia menegaskan penanganan dugaan pelanggaran disiplin aparatur sipil negara memiliki prosedur dan mekanisme yang harus dijalankan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Menurutnya, setiap informasi yang diterima akan terlebih dahulu dikaji secara menyeluruh sebelum diambil keputusan.
“Dalam proses ini kami menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, objektivitas, profesionalitas, akuntabilitas, serta kehati-hatian,” kata Gerry.
Muhana Bantah Tuduhan
Sebelumnya, nama Muhana ramai diperbincangkan di media sosial setelah muncul tudingan dugaan tindakan asusila hingga menghamili seorang remaja.
Menanggapi kabar tersebut, Muhana telah memberikan klarifikasi secara terbuka dengan mengundang sejumlah pegiat media.
Dalam kesempatan itu, ia membantah seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
Muhana juga menyatakan kesiapannya untuk menjalani berbagai rangkaian pemeriksaan guna membuktikan bahwa tuduhan tersebut tidak benar.
Hingga kini, BKPSDM Karawang masih melakukan pendalaman terhadap informasi yang berkembang dan belum menyimpulkan ada atau tidaknya pelanggaran yang dilakukan. Proses tersebut, menurut BKPSDM, tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

