HOLOPIS.COM, JAKARTA – Momen perpisahan Mohamed Salah bersama Liverpool FC nyaris berubah menjadi antiklimaks. Cedera yang datang di saat krusial sempat memunculkan kekhawatiran bahwa sang bintang telah memainkan laga terakhirnya.
Momen itu tanpa kesempatan Salah mengucap salam perpisahan yang layak di lapangan.
Insiden itu terjadi saat Liverpool mengalahkan Crystal Palace dengan skor 3-1.
Pemain asal Mesir itu harus ditarik keluar pada menit ke-59 akibat masalah hamstring. Reaksinya langsung mencuri perhatian: ia bertepuk tangan ke arah tribun sebelum berjalan masuk ke terowongan, seolah memberi salam terakhir.
Kekhawatiran itu tak berlangsung lama. Pihak klub segera memberikan klarifikasi terkait kondisi sang pemain.
Liverpool memastikan bahwa cedera yang dialami Salah bukanlah cedera serius. Hasil pemeriksaan menunjukkan hanya gangguan otot ringan, sehingga peluang tampil kembali sebelum musim berakhir tetap terbuka.
“Namun, diperkirakan Salah akan kembali beraksi sebelum berakhirnya musim 2025-26 dan kepergiannya dari The Reds musim panas ini,” tulis ulasan media internasional yang dikutip pada Jumat, (1/5/2026).
Situasi ini membuat sisa musim Liverpool terasa seperti perlombaan melawan waktu bagi Salah. Tim asuhan Arne Slot masih memiliki empat laga krusial, termasuk menghadapi Manchester United, Chelsea FC, Aston Villa, dan Brentford FC.
Meski demikian, peluang Salah tampil dalam waktu dekat tampak kecil. Ia hampir dipastikan absen saat laga tandang ke Old Trafford dan kemungkinan juga melewatkan duel melawan Chelsea di Anfield. Namun, harapan belum sepenuhnya hilang.
Jika proses pemulihan berjalan sesuai rencana, Salah masih memiliki satu panggung terakhir yakni laga kandang penutup musim melawan Brentford.
Pertandingan itu berpotensi menjadi momen perpisahan emosional bagi legenda hidup Liverpool tersebut.
Seperti diketahui, Salah telah mengumumkan akan meninggalkan klub setelah sembilan tahun pengabdian, meski kontraknya sebenarnya masih tersisa satu musim lagi.


