HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memperingatkan para akademisi untuk tetap menjaga nilai patriotik mereka.
Bahkan, Presiden Prabowo mempersilahkan para teknokrat hingga profesor untuk keluar dari barisan pemerintah jika memang sudah enggan mengabdi kepada Tanah Air.
“Kalau saudara mau, silakan. Jangan ikut pemerintah yang saya pimpin. Pilih, tiap manusia boleh pilih. Pilih bela rakyatmu atau pilih mengabdi ke yang lain,” kata Presiden Prabowo dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com, Rabu (29/4).
Presiden Prabowo dengan tegas mengatakan bahwa dirinya ogah melihat keberadaan para akademisi yang sudah tidak mau mementingkan kepentingan masyarakat.
“Saya tidak akan toleransi mereka-mereka yang tidak patriotik. Sepintar kau apapun, kalau kau tidak bela bangsamu sendiri, tidak ada tempat di sekitar saya. Carilah orang lain,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Prabowo Subianto memperingatkan kalangan akademisi di Indonesia untuk memberikan kontribusi yang positif bagi negara.
Dalam pernyataannya di Cilacap, Jawa Tengah pada Rabu (29/4), Presiden Prabowo menegaskan agar para teknokrat hingga profesor bisa memanfaatkan keilmuannya untuk kepentingan rakyat.
“Sekarang saatnya para teknokrat. Sekarang saatnya, para ilmuwan. Sekarang saatnya, para insinyur, para profesor, jadi profesor merah putih, jadi profesor pembela rakyat, jadi insinyur untuk bangsa dan rakyat,” kata Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo bahkan meminta agar para akademisi tersebut jangan malah bernamfaat untuk negara lain dan bukan ke Indonesia.
“Jangan kepandaianmu kau pakai untuk menipu rakyat dan bangsa. Jangan kepandaianmu kau pakai untuk menutupi korupsi dan perampokan. Jangan kepandaianmu kau pakai untuk memperkaya bangsa lain,” tegasnya.

