HOLOPIS.COM, JAKARTA – Netflix resmi memulai produksi film live-action terbaru yang diadaptasi dari waralaba legendaris Mobile Suit Gundam. Proyek ini menjadi salah satu langkah ambisius platform streaming tersebut dalam melanjutkan tren adaptasi konten Jepang ke format live-action, setelah sebelumnya meraih perhatian global lewat sejumlah judul populer.
Pengambilan gambar utama film ini telah dimulai pada 21 April 2026 di Queensland, Australia. Tim produksi dan para pemeran kini telah berada di lokasi syuting untuk menggarap proyek yang diharapkan menghadirkan skala sinematik besar dengan kualitas visual mumpuni.
Netflix menyatakan film ini akan mengusung cerita orisinal yang terinspirasi dari semesta Gundam. Kisahnya berfokus pada rivalitas dua pilot mecha dari kubu berbeda di tengah konflik panjang antara Bumi dan koloni luar angkasa.
Narasi tidak hanya menonjolkan pertempuran robot raksasa, tetapi juga menggali sisi emosional manusia yang terjebak dalam kerasnya perang.
Aktris Hollywood Sydney Sweeney didapuk sebagai pemeran utama dalam film ini. Namanya semakin dikenal luas sejak tampil dalam serial Euphoria. Ia akan beradu peran dengan Noah Centineo, yang turut menjadi salah satu karakter kunci dalam cerita.

Film ini merupakan hasil kolaborasi antara Legendary Pictures dan BANDAI NAMCO Filmworks. Sementara itu, kursi sutradara dipercayakan kepada Jim Mickle, yang sebelumnya dikenal lewat karya Cold in July serta serial Netflix Sweet Tooth.
Selama beberapa tahun terakhir, Netflix активно mengembangkan adaptasi dari karya Jepang. Serial One Piece berhasil mencuri perhatian global dengan respons positif, disusul YuYu Hakusho yang juga menuai apresiasi.
Namun, tidak semua proyek bernasib sama. Adaptasi seperti Cowboy Bebop dan Death Note justru mendapat kritik dari penggemar.
Dengan rekam jejak yang beragam tersebut, proyek live-action Gundam kini menjadi sorotan. Apalagi, adaptasi sebelumnya seperti G-Saviour yang dirilis pada tahun 2000 tidak mendapat sambutan baik. Hal ini membuat keberhasilan film Gundam terbaru menjadi pertanyaan besar di kalangan penggemar dan industri hiburan.

