MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

BPOM Ingatkan Ciri-Ciri Takjil Berbahaya, Waspadai Boraks hingga Pewarna Tekstil

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menjelang Ramadan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat membeli takjil. Selain melakukan pengawasan di sejumlah daerah, BPOM juga mengedukasi publik mengenai potensi penggunaan bahan berbahaya pada makanan.

BPOM menyebut beberapa zat yang perlu diwaspadai antara lain boraks, formalin, serta pewarna tekstil seperti Rhodamin B dan Methanil Yellow. Bahan-bahan tersebut dilarang digunakan pada pangan karena dapat membahayakan kesehatan.

- Advertisement -

Untuk membantu masyarakat mengenali takjil yang tidak aman, BPOM menjelaskan sejumlah ciri yang dapat diamati secara kasatmata.

1. Warna Terlalu Mencolok

Makanan dengan warna merah atau kuning yang sangat terang dan mencolok patut diwaspadai. Pewarna tekstil kerap menghasilkan warna yang tampak tidak alami.

- Advertisement -

Selain itu, warna pada makanan yang tidak merata juga dapat menjadi indikasi penggunaan bahan tambahan yang tidak sesuai.

2. Rasa dan Sensasi Tidak Normal

Takjil yang mengandung bahan berbahaya bisa menimbulkan rasa pahit atau sensasi gatal di tenggorokan setelah dikonsumsi. Kondisi tersebut berbeda dari rasa asli bahan makanan pada umumnya.

3. Tekstur Tidak Wajar

Makanan yang mengandung boraks biasanya memiliki tekstur sangat kenyal dan tidak lengket secara tidak wajar. Ciri ini kerap ditemukan pada jajanan seperti bakso, mi, atau kerupuk.

4. Tampilan Mengilap dan Tahan Lama

Makanan yang terlihat terlalu mengilap juga perlu dicermati. Selain itu, takjil yang tidak basi meski disimpan selama satu hingga dua hari dapat mengindikasikan adanya formalin sebagai pengawet.

5. Tidak Dihinggapi Lalat dan Berbau Menyengat

Ciri lain yang perlu diwaspadai adalah makanan yang tidak dihinggapi lalat, terutama jika dijual di tempat terbuka. Bau menyengat menyerupai obat juga bisa menjadi tanda adanya bahan kimia berbahaya.

BPOM mengimbau masyarakat untuk lebih teliti sebelum membeli makanan berbuka puasa. Konsumen disarankan memilih takjil dengan warna alami, aroma wajar, serta membeli dari pedagang yang menjaga kebersihan dan kualitas bahan.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru