MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Iran Unjuk Kekuatan! Pasukan Elite IRGC Gelar Latihan Perang Besar di Pesisir Selatan

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ketegangan geopolitik di kawasan Teluk Persia kembali meningkat setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menggelar latihan militer gabungan berskala besar di wilayah pesisir selatan Iran pada Selasa (24/2). Manuver latihan tempur itu digelar di tengah memanasnya hubungan Iran dengan Amerika Serikat (AS) soal program nuklir Teheran.

Latihan bertajuk Latihan Gabungan 1404 ini melibatkan berbagai unit Pasukan Darat IRGC yang difokuskan untuk meningkatkan kesiapan tempur menghadapi potensi ancaman eksternal. Mengutip dari Anadolu dari laporan Fars News Agency menyampaikan latihan menampilkan penggunaan teknologi militer modern sekaligus penerapan taktik baru dalam skenario perang terpadu.

- Advertisement -

Manuver tersebut berlangsung hanya sepekan setelah Angkatan Laut IRGC mengadakan latihan besar di perairan strategis Selat Hormuz di bawah pengawasan langsung Komandan Pasukan Darat IRGC, Mayor Jenderal Mohammad Pakpour.

Situasi Timur Tengah memanas menyusul pengerahan kapal induk serta pesawat pengebom milik AS ke wilayah Teluk Persia dalam beberapa pekan terakhir. Presiden AS Donald Trump bahkan memperingatkan bahwa opsi militer tetap terbuka bila perundingan nuklir dengan Iran tidak menghasilkan kesepakatan.

- Advertisement -

Dalam latihan tersebut, IRGC mengerahkan berbagai sistem persenjataan, mulai dari drone tempur hingga rudal jelajah. Salah satu yang diuji adalah rudal balistik Rezvan yang dilaporkan mampu mengintegrasikan data target dengan drone bunuh diri Shahed-136 untuk meningkatkan akurasi serangan presisi terhadap sasaran strategis.

Wakil Komandan Pasukan Darat IRGC, Brigjen Mohammad Karami, menegaskan seluruh unit telah menjalankan operasi sesuai skenario yang dirancang sebelumnya.

“Seluruh unit menjalankan tindakan yang telah dirancang sebelumnya di berbagai sektor, termasuk rudal, artileri, drone, lapis baja, dan unit mekanis,” ujar Karami dikutip dari dari Anadolu, Kamis, (26/2/2026).

Dalam Latihan itu, pasukan IRGC juga melakukan simulasi operasi pertahanan pantai untuk mencegah infiltrasi musuh dari laut melalui dukungan artileri serta serangan dari darat ke laut.

Dalam latihan terpisah, unit rudal Pasukan Darat IRGC menguji sistem baru dengan berbagai jangkauan tembak. Salah satu rudal bahkan dilaporkan mampu menghantam dua target berbeda dalam satu rangkaian peluncuran.

Brigjen Mohammad Hadi Sefidchian mengatakan sistem rudal terbaru tersebut dilengkapi teknologi navigasi mutakhir dengan tingkat akurasi tinggi.

“Sistem ini memiliki navigasi baru, akurasi tinggi, serta hulu ledak yang mampu menembus konvoi dan posisi pertahanan musuh,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa langkah pertahanan pasif turut diterapkan dalam Latihan. Hal itu termasuk melalui skenario peperangan elektronik untuk mengantisipasi serangan digital maupun gangguan sistem komunikasi militer.

Adapun Iran dan AS dijadwalkan akan menjalani perundingan tahap ketiga di Jenewa, Swiss, pada Kamis, 26 Februari 2026.

Dari laporan kantor berita WANA, IRGC menggelar latihan gabungan 1404 di sepanjang garis pantai selatan Iran. Hal itu sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan militer menghadapi dinamika ancaman keamanan modern.

Latihan tersebut melibatkan berbagai unit tempur dan pendukung yang mengombinasikan penggunaan teknologi militer mutakhir dengan pembaruan taktik operasi di medan perang. Fokus utama manuver ini adalah membangun sistem operasi gabungan berlapis yang mampu merespons ancaman secara cepat dan presisi di berbagai skenario konflik.

Para komandan IRGC menyebut latihan ini dirancang berdasarkan penilaian ancaman realistis yang berkembang di kawasan. Integrasi teknologi terbaru ke dalam strategi peperangan darat dinilai mampu meningkatkan mobilitas pasukan, akurasi serangan, serta koordinasi antar unit di lapangan.

“Latihan ini merupakan contoh nyata bagaimana teknologi baru diintegrasikan ke dalam peperangan darat untuk meningkatkan presisi, mobilitas, dan koordinasi di medan perang,” demikian salah satu komandan lapangan IRGC dalam keterangan resminya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru