HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso (Busan) menanggapi wacana pengaturan hingga penghentian ekspansi ritel modern seperti gerai Alfamart dan Indomaret di wilayah desa, seiring dengan pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.
Mendag Busan menyampaikan, bahwa dirinya akan membicarakan langsung usulan tersebut dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia yang dipimpin Yandri Susanto. Ia ingin memahami lebih jelas arah dan tujuan kebijakan yang diusulkan tersebut.
“Saya rencananya ketemu Pak Mendes. Saya belum tahu maksudnya seperti apa. Saya dengan Pak Mendes tadi memang mau janji, sekalian saya mau nanya itu seperti apa maksudnya,” ujar Mendag Busan, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com, Selasa, (24/2).
Sebelumnya, Mendes PDT Yandri mengemukakan gagasan agar ekspansi minimarket dihentikan apabila Kopdes Merah Putih telah berjalan optimal. Usulan itu didasari keinginan untuk menjaga perekonomian masyarakat desa sekaligus mencegah dominasi ritel modern di wilayah tersebut.
Di sisi lain, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, menegaskan bahwa pengaturan ritel modern sebenarnya sudah tercantum dalam berbagai regulasi perdagangan, baik melalui peraturan pemerintah maupun undang-undang, termasuk ketentuan mengenai zonasi dan pola kemitraan usaha.
“Pengaturan ritel modern itu sudah ada aturannya, baik melalui peraturan pemerintah maupun undang-undang perdagangan. Terkait zonasi itu menjadi kewenangan pemerintah daerah,” ujar Iqbal.
Iqbal juga menjelaskan bahwa jaringan ritel modern saat ini masih lebih banyak beroperasi di kawasan perkotaan karena mempertimbangkan faktor jumlah penduduk dan tingkat daya beli.
Menurutnya, pemerintah pun masih jarang menemukan ritel modern berjaringan yang hadir di pedesaan.
“Sampai sekarang kita masih jarang sekali menemukan ritel modern yang berjejaring ada di desa-desa. Jadi saya pikir tidak ada masalah, justru kita meng-encourage kemitraan antara koperasi dengan retail modern,” ujarnya.

