HOLOPIS.COM, JAKARTA – Survei terbaru Indekstat menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mencapai 79,2 persen. Angka ini mencerminkan tingginya harapan masyarakat terhadap arah kebijakan pemerintah saat ini.
Direktur Indekstat, Ali Mahmudin, mengatakan hasil tersebut tetap kuat meski Indonesia menghadapi tantangan ekonomi.
“Setidaknya empat dari delapan program kerja Prabowo-Gibran mendapatkan tingkat awareness yang cukup baik dari responden,” ujar Ali dalam Rilis Survei Nasional Indekstat, Sabtu (21/2/2026).
Program dengan tingkat pengenalan tertinggi adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar 95,2 persen, disusul Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) 82,4 persen, Cek Kesehatan Gratis 69,6 persen, dan Koperasi Merah Putih 51 persen.
Indonesia Timur Paling Optimistis
Dari sisi wilayah, tingkat kepuasan tertinggi berada di Kalimantan sebesar 96,66 persen, diikuti Sulawesi 95,28 persen, dan Maluku-Papua 93,16 persen. Angka ini menunjukkan optimisme yang sangat tinggi dari kawasan Indonesia Timur terhadap kinerja pemerintah.
Sementara itu, Jawa mencatat kepuasan 88,97 persen, Sumatera 86,72 persen, serta Bali-Nusa Tenggara 85,76 persen.
Tak hanya puas, mayoritas responden juga yakin pemerintah berada di jalur yang tepat. Sebanyak 82,6 persen menyatakan yakin dan sangat yakin Indonesia akan bergerak ke arah yang lebih baik.
“Optimisme publik terhadap masa depan Indonesia menunjukkan tren yang sangat kuat. Mayoritas masyarakat menilai pemerintah pusat saat ini berada pada jalur yang tepat dalam membawa Indonesia ke arah yang lebih baik,” ujar Ali.
Kemenkeu dan MA Raih Kepercayaan Tinggi
Dalam sektor ekonomi, Kementerian Keuangan Republik Indonesia mencatat penilaian kinerja tertinggi sebesar 36,3 persen. Hal ini sejalan dengan apresiasi terhadap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mencapai 45,4 persen.
Di sektor hukum, tingkat kepercayaan tertinggi diraih Mahkamah Agung Republik Indonesia sebesar 82,1 persen, sementara kepercayaan terendah tercatat pada Polri sebesar 62,9 persen.
Survei ini dilakukan pada 11–25 Januari 2026 terhadap 1.200 responden di 38 provinsi, dengan margin of error 2,9 persen.
Hasil ini memperlihatkan fondasi optimisme publik yang cukup kuat terhadap arah pemerintahan saat ini.

