Senin, 23 Feb 2026
BREAKING
Senin, 23 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Prabowo Soroti Situs Bersejarah yang Hilang dan Jadi Pabrik

42 Shares

HOLOPIS.COM, BOGOR – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan peringatan tegas kepada seluruh kepala daerah di Indonesia agar memberi perhatian serius terhadap pelestarian situs-situs bersejarah.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

- Advertisement -

Dalam arahannya, Prabowo menekankan bahwa pemahaman sejarah merupakan fondasi penting dalam kepemimpinan dan kehidupan berbangsa. Menurutnya, bangsa yang mengabaikan sejarah berisiko mengulangi kesalahan yang sama di masa lalu.

“Mereka yang melupakan sejarah akan dihukum oleh sejarah. Mereka yang melupakan sejarah akan terbelit dalam kesalahan-kesalahan yang dilakukan di masa lalu,” ujar Prabowo.

- Advertisement -

Presiden kemudian membagikan pengalamannya melihat langsung masih adanya jejak diskriminasi dan kurangnya penghormatan terhadap sejarah, bahkan puluhan tahun setelah Indonesia merdeka.

Ia menyinggung keberadaan sebuah prasasti yang masih ia lihat pada tahun 1978 di kawasan kolam renang Manggarai.

“Saya masih melihat prasasti. Saya lihat satu prasasti tahun 1978, saya ulangi, tahun 1978, 28 tahun setelah kedaulatan kemerdekaan, masih ada prasasti di kolam renang Manggarai waktu itu. Sayang, mungkin sudah dibongkar,” ungkapnya.

Menurut Prabowo, kejadian tersebut menjadi bukti bahwa kesadaran untuk menghormati dan menjaga sejarah belum sepenuhnya tertanam, termasuk dalam menjaga peninggalan bersejarah dari ancaman pembongkaran.

“Kadang-kadang kita tidak menghormati sejarah kita. Situs-situs bersejarah dibongkar. Ini para kepala daerah harus memikirkan,” tegasnya.

Prabowo juga menyoroti sejumlah situs bersejarah nasional yang kondisinya kini tidak jelas keberadaannya. Ia mempertanyakan nasib Stasiun RRI yang digunakan Bung Tomo saat Pertempuran 10 November serta berbagai situs peninggalan Kerajaan Majapahit yang disebut telah berubah fungsi.

“Saya mau tanya, di mana stasiun RRI yang digunakan oleh Bung Tomo waktu pertempuran 10 November? Apakah masih ada? Di mana situs-situs Majapahit? Saya dengar ada beberapa yang sudah jadi pabrik,” katanya.

Presiden menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh mengorbankan warisan sejarah, karena keberadaan Indonesia hari ini merupakan hasil perjuangan panjang dan pengorbanan para pendahulu bangsa.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
42 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru