Selasa, 24 Feb 2026
BREAKING
Selasa, 24 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

544 Korban Tewas Buntut Demo Rusuh di Iran, Trump Klaim Teheran Minta Negosiasi

26 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Jumlah korban tewas imbas eskalasi memanas dalam demonstrasi rusuh di Iran terus bertambah. Dikabarkan jumlah korban tewas ricuh di Iran meningkat menjadi 544 orang.

Presiden AS Donald Trump mengklaim Iran sudah mengajukan negosiasi karena jumlah korban tewas yang terus bertambah.

- Advertisement -

Trump dan tim keamanan nasionalnya sudah mempertimbangkan berbagai respons potensial terhadap Iran. Hal itu termasuk serangan siber dan serangan langsung oleh AS atau Israel.

“Militer sedang mempertimbangkannya, dan kami sedang mempertimbangkan beberapa opsi yang sangat kuat,” kata Trump kepada wartawan di Air Force One dikutip dari AP News, Senin, (12/1/2026).

- Advertisement -

Lantas, disinggung soal keberanian Iran untuk membalas serangan, Trump menjawab dengan enteng. “Jika mereka melakukan itu, kami akan menyerang mereka pada tingkat yang belum pernah mereka alami sebelumnya,” tutur Trump.

Demonstrasi di Iran meluas._HOLOPIS.
Demonstrasi di Iran meluas hingga membuat akses internet nasional diputus. (Foto: Getty Image).

 

Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa pemerintahan AS sedang bernegosiasi untuk mengatur pertemuan dengan Teheran. Namun, ia memperingatkan bahwa mesti ada Tindakan cepat.

Trump mengatakan demikian karena laporan tentang jumlah korban tewas di Iran terus meningkat. Pemerintah Iran juga terus menangkap para demonstran.

Ia meyakini pemerintah Iran akan luluh mau bernegosiasi dengan AS.

“Saya pikir mereka lelah dipukuli oleh Amerika Serikat. Iran ingin bernegosiasi,” ujar Trump.

“Tetapi pertemuan sedang diatur. Iran menelepon, mereka ingin bernegosiasi,” lanjut Trump.

Sejauh ini belum ada tanggapan dari Iran soal klaim Trump. Namun, pengerahan militer AS yang besar dan berkelanjutan di wilayah Karibia mesti faktor yang harus dipertimbangkan oleh Pentagon dan perencana keamanan nasional Trump.

Pihak Teheran sebelumnya juga sudah memperingatkan bahwa militer AS dan Israel akan menjadi ‘target yang sah’. Iran akan mengambil langkag itu jika AS menggunakan kekuatan untuk melindungi para demonstran.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
26 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru