HOLOPIS.COM, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan menuju area 9.000 pada perdagangan awal pekan depan, Senin (12/1/2026).
MNC Sekuritas melihat sentimen positif masih menyelimuti pasar saham domestik, setelah IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) itu sempat menembus level psikologis 9.000 secara intraday pada perdagangan sepekan terakhir.
Sebagaimana diketahui, IHSG pada perdagangan Jumat lalu (9/1/2026) ditutup menguat 0,13 persen ke level 8.936, meski sempat bergerak di atas level 9.000 pada sesi I perdagangan hari tersebut.
Menurut perusahaan hasil riset tim analis MNC Sekuritas, pergerakan IHSG masih berada dalam fase penguatan.
“Saat ini, posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii], sehingga dapat dicermati area penguatan pada rentang 9.030 – 9.077,” tulis Riset MNC Sekuritas, dikutip Holopis.com, Minggu (11/1/2026).
Kendati demikian, analis dari perusahaan efek tersebut meminta investor untuk mewaspadai adanya koreksi, di mana iHSG diperkirakan menguji level 8.843 – 8.904
Rekomendasi Saham Pilihan Awal Pekan
Seiring potensi penguatan IHSG, MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang menarik untuk dicermati pada perdagangan awal pekan.
PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) – Buy on Weakness
ARCI menguat 4,31 persen ke harga Rp1.695 dengan dukungan volume pembelian dan masih bertahan di atas MA20. Posisi ARCI diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C).
Buy on Weakness: Rp1.575–Rp1.610
Target Price: Rp1.750, Rp1.950
Stoploss: below Rp1.525
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) – Spec Buy
BBRI terkoreksi 0,81 persen ke level Rp3.680 dan disertai tekanan jual. Posisi saham ini diperkirakan berada pada awal wave (iii) dari wave [c].
Spec Buy: Rp3.630–Rp3.650
Target Price: Rp3.780, Rp3.830
Stoploss: below Rp3.590
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) – Buy on Weakness
BUMI menguat 0,43 persen ke harga Rp462 dengan tekanan jual yang masih terlihat. Selama mampu bertahan di atas Rp442 sebagai batas stoploss, BUMI diperkirakan berada pada bagian dari wave v dari wave (v) dari wave [iii].
Buy on Weakness: Rp450–Rp456
Target Price: Rp486, Rp510
Stoploss: below Rp442
PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) – Buy on Weakness
BUVA melonjak 15,44 persen ke harga Rp1.720 dengan volume beli yang tinggi dan bergerak di atas MA20. Posisi BUVA diperkirakan berada pada awal wave [iii] dari wave 5.
Buy on Weakness: Rp1.580–Rp1.645
Target Price: Rp1.760, Rp1.900
Stoploss: below Rp1.500

