Selasa, 24 Feb 2026
BREAKING
Selasa, 24 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Makna Tiap Prosesi Nikahan Adat Jawa

24 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Di tengah gempuran budaya instan dan tren pernikahan modern yang serba ringkas, pernikahan adat Jawa Tengah justru menunjukkan daya tahannya.

Tradisi yang sarat simbol, filosofi, dan nilai kehidupan ini tidak sekadar bertahan, tetapi perlahan bertransformasi menjadi identitas budaya yang kembali dicari, terutama oleh generasi muda.

- Advertisement -

Pernikahan adat Jawa Tengah bukan hanya soal busana pengantin atau dekorasi bernuansa klasik. Lebih dari itu, setiap tahapan prosesi menyimpan pesan mendalam tentang tanggung jawab, keseimbangan hidup, hingga relasi sosial antarkeluarga.

Di sinilah letak kekuatannya, di mana tradisi ini tidak sekadar seremonial, tetapi mengajarkan makna hidup berumah tangga.

- Advertisement -

Tradisi yang Menyatukan Individu dan Komunitas

Dalam budaya Jawa, pernikahan dipandang sebagai peristiwa sosial, bukan urusan dua orang semata. Karena itu, hampir seluruh tahapan pernikahan adat Jawa Tengah melibatkan keluarga besar dan masyarakat sekitar.

Mulai dari pasang tarub hingga ngunduh mantu, semuanya menegaskan bahwa pernikahan adalah proses menyatukan dua keluarga besar dalam satu ikatan sosial baru.

Tak heran jika tradisi ini masih dipertahankan, bahkan oleh masyarakat keturunan Jawa di luar Pulau Jawa. Bagi mereka, pernikahan adat bukan sekadar romantisme masa lalu, melainkan cara menjaga kesinambungan nilai leluhur di tengah perubahan zaman.

Prosesi Pranikah

Rangkaian pernikahan adat Jawa Tengah diawali dengan prosesi pranikah yang penuh simbol. Pasang tarub menjadi penanda awal, bukan hanya sebagai persiapan fisik acara, tetapi juga simbol keterbukaan keluarga kepada lingkungan sekitar.

Tahap berikutnya, srah-srahan, menegaskan pentingnya dialog dan kesepahaman antarkeluarga. Prosesi ini mencerminkan nilai komunikasi dan musyawarah, dua hal yang menjadi fondasi penting dalam kehidupan rumah tangga.

Siraman kemudian menjadi prosesi yang sarat makna spiritual. Penyiraman air bercampur bunga melambangkan pembersihan diri, kesiapan lahir dan batin, serta harapan akan kehidupan pernikahan yang subur, harmonis, dan penuh keberkahan.

Malam sebelum pernikahan ditutup dengan midodareni. Dalam tradisi Jawa, malam ini dipercaya sebagai waktu turunnya berkah dan doa. Midodareni menjadi ruang refleksi, doa bersama, dan permohonan restu agar pernikahan berjalan lancar.

Hari Pernikahan

Puncak dari seluruh rangkaian prosesi adalah hari pernikahan. Ijab kabul menjadi inti utama, menandai sahnya ikatan pernikahan secara agama dan sosial. Momen ini tidak hanya sakral, tetapi juga menjadi titik awal tanggung jawab baru bagi kedua mempelai.

Setelah itu, prosesi panggih atau temu manten memperlihatkan simbol penyatuan dua insan secara lahir dan batin. Prosesi ini sarat harapan agar pasangan mampu menjalani kehidupan rumah tangga dengan seimbang, rukun, dan saling melengkapi.

Sementara itu, bobot timang menegaskan peran orang tua dan keluarga dalam menopang kehidupan rumah tangga pasangan yang baru menikah. Pemberian simbolis berupa sembako mencerminkan pesan tanggung jawab, gotong royong, dan dukungan antarkeluarga.

Relevansi Pernikahan Adat di Era Modern

Di era modern yang serba cepat, pernikahan adat Jawa Tengah justru menawarkan jeda: ruang untuk memahami makna, proses, dan tanggung jawab sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.

Nilai-nilai seperti kesabaran, kebersamaan, dan keseimbangan hidup menjadi relevan di tengah meningkatnya angka konflik rumah tangga dan perceraian.

Tak berlebihan jika pernikahan adat Jawa Tengah dipandang sebagai warisan budaya visioner, yang tidak hanya bicara masa lalu, tetapi juga memberi panduan etis untuk masa depan.

Tradisi ini mengajarkan bahwa pernikahan bukan sekadar perayaan, melainkan perjalanan panjang yang dimulai dengan kesadaran, restu, dan tanggung jawab bersama.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
24 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru