HOLOPIS.COM, JAKARTA – Semar Mendem adalah salah satu jajanan tradisional khas Yogyakarta yang selalu punya tempat spesial di hati banyak orang. Perpaduan ketan yang gurih dengan isian ayam suwir berbumbu membuat kue ini terasa lengkap dalam satu gigitan. Teksturnya lembut, aromanya harum, dan rasanya pas, tidak berlebihan.
Karena dibungkus daun pisang dan dikukus, Semar Mendem juga terasa ringan dan nyaman dinikmati kapan saja, baik sebagai camilan sore maupun hidangan pendamping di acara keluarga. Proses pembuatannya memang butuh sedikit ketelatenan, tetapi hasil akhirnya sebanding.
Yuk, coba bikin sendiri.
Bahan ketan:
- 300 gram beras ketan putih
- 200 ml santan
- 1 sdt garam
- 2 lembar daun pandan
Bahan isian:
- 200 gram dada ayam, rebus dan suwir
- 3 siung bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 1 batang serai, memarkan
- 2 lembar daun jeruk
- Garam dan gula secukupnya
- Minyak untuk menumis
- Daun pisang untuk membungkus
Cara membuat:
- Rendam beras ketan selama kurang lebih 2 jam, lalu kukus hingga setengah matang.
- Masak santan bersama garam dan daun pandan hingga hangat, lalu tuangkan ke ketan. Aduk rata dan kukus kembali hingga ketan matang dan pulen.
- Haluskan bawang merah dan bawang putih, lalu tumis hingga harum. Masukkan serai dan daun jeruk.
- Masukkan ayam suwir, tambahkan garam dan gula, lalu masak hingga bumbu meresap dan isian agak kering.
- Ambil daun pisang, letakkan ketan, beri isian ayam di tengah, lalu tutup kembali dengan ketan.
- Bungkus rapi dan kukus kembali selama kurang lebih 15 menit agar aroma daun pisang meresap.
Semar Mendem paling nikmat disantap selagi hangat saat ketannya masih lembut dan isian ayamnya gurih. Aroma daun pisang yang khas membuat jajanan tradisional ini terasa semakin istimewa.
Sobat Holopis bisa menyajikannya sebagai camilan keluarga atau pelengkap hidangan saat berkumpul bersama orang-orang terdekat.


