Selasa, 24 Feb 2026
BREAKING
Selasa, 24 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Jangan Khawatir! Begini Cara Atasi Overdosis Obat dengan Aman

48 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Overdosis obat merupakan kondisi darurat medis yang bisa terjadi ketika seseorang mengonsumsi obat melebihi dosis yang dianjurkan, baik sengaja maupun tidak. Situasi ini dapat dialami oleh siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, terutama jika penggunaan obat tidak sesuai aturan dokter atau terjadi kesalahan saat mengonsumsi.

Meski terdengar mengkhawatirkan, overdosis obat tetap bisa ditangani dengan langkah yang tepat dan cepat. Penanganan awal yang benar sangat penting untuk mencegah kondisi semakin memburuk. Berikut ini beberapa cara aman yang dapat dilakukan saat menghadapi kondisi overdosis obat, dikutip Holopis.com dari Alodokter Kementerian Kesehatan RI.

- Advertisement -

1. Kenali Gejala Overdosis Obat

Langkah awal yang perlu dilakukan adalah mengenali tanda-tanda overdosis. Gejala yang umum muncul antara lain mual, muntah, pusing, mengantuk berlebihan, sesak napas, kebingungan, kejang, hingga penurunan kesadaran. Pada kondisi tertentu, penderita bisa mengalami pingsan atau tidak responsif.

Jika gejala tersebut muncul setelah mengonsumsi obat, kondisi ini perlu segera ditangani sebagai keadaan darurat.

- Advertisement -

2. Segera Hubungi Layanan Medis Darurat

Apabila terdapat kecurigaan overdosis, segera hubungi layanan gawat darurat atau bawa penderita ke instalasi gawat darurat (IGD) terdekat. Jangan menunda pertolongan, meskipun gejala terlihat ringan, karena efek overdosis bisa memburuk dalam waktu singkat.

Penanganan oleh tenaga medis sangat diperlukan untuk menentukan tindakan lanjutan yang sesuai.

3. Longgarkan Pakaian dan Ubah Posisi Tubuh

Sambil menunggu bantuan medis, pastikan penderita berada dalam posisi yang aman. Longgarkan pakaian yang ketat dan pastikan jalan nafas tidak terhambat. Jika penderita tidak sadar, posisikan tubuhnya miring untuk mencegah tersedak muntahan.

Hindari memberikan makanan, minuman, atau obat lain tanpa anjuran tenaga medis.

4. Siapkan Informasi Obat yang Dikonsumsi

Jika memungkinkan, kumpulkan informasi terkait obat yang dikonsumsi, seperti nama obat, dosis, waktu konsumsi, dan kemasan obat. Informasi ini akan membantu tenaga medis dalam menentukan penanganan yang tepat dan mempercepat proses diagnosis.

Risiko dan Komplikasi Akibat Overdosis Obat

Risiko terjadinya overdosis obat dapat berbeda-beda, tergantung pada jenis obat yang digunakan, dosis yang masuk ke dalam tubuh, serta kondisi kesehatan individu. Jika tidak segera ditangani, overdosis berpotensi menimbulkan sejumlah komplikasi serius, antara lain:

  1. Kerusakan pada organ-organ penting, seperti hati, ginjal, otak, atau jantung
  2. Gangguan irama jantung atau aritmia
  3. Masalah pernapasan yang dapat berujung pada henti napas
  4. Kejang hingga penurunan kesadaran atau koma
  5. Kerusakan pada sistem saraf otak
  6. Risiko kematian

Pada kondisi tertentu, overdosis obat juga dapat memperparah penyakit yang sebelumnya sudah diderita, misalnya gangguan fungsi hati atau ginjal. Di fasilitas kesehatan, dokter akan memberikan penanganan sesuai kondisi pasien, termasuk pemberian antidot tertentu untuk membantu menetralisir efek obat yang dikonsumsi secara berlebihan.

Overdosis obat bukan kondisi yang bisa diabaikan. Penanganan cepat, tepat, dan aman sangat berperan dalam mencegah dampak yang lebih serius. Oleh karena itu, selalu gunakan obat sesuai anjuran dan segera cari bantuan medis jika terjadi gejala yang mencurigakan.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
48 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru