HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Margaret Aliyatul Maimunah, menilai insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara menjadi peringatan penting bagi semua satuan pendidikan untuk memperkuat sistem perlindungan anak di lingkungan sekolah.
“Dengan situasi atau kejadian ini saya kira pertama tentu yang harus menjadi highlight adalah bagaimana upaya peningkatan perlindungan dan keamanan anak di lingkungan satuan pendidikan. Jadi memang di satuan pendidikan harus memastikan bahwa anak-anak di sana itu bisa belajar bisa berinteraksi, tidak mendapatkan kekerasan” kata Ketua KPAI Margaret Aliyatul Maimunah dalam Konferensi Pers di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/11/2025).
Margaret juga menegaskan pentingnya penerapan program Sekolah Ramah Anak dan pembentukan tim pencegahan serta penanganan kekerasan di sekolah.
“Belajar dari kasus ini kita akan kembali melakukan upaya-upaya penguatan terkait dengan implementasi sekolah ramah anak dan juga implementasi secara optimal dan maksimal terkait dengan keberadaan tim pencegahan dan penanganan kekerasan di satuan pendidikan,” tegasnya.
Dia kemudian mengingatkan bahwa perhatian terhadap kesehatan mental anak tidak boleh diabaikan.
“Yang jelas hari ini, yang berada di lingkungan satuan pendidikan tidak boleh abai terkait dengan kesehatan mental anak-anak dan tidak boleh hanya fokus pada bagaimana kegiatan belajar berlangsung, tetapi juga perlu melakukan perhatian atau pengawasan terkait dengan aktivitas anak ketika di luar jam pelajaran,” ujarnya.
Margaret lalu mengajak agar pihak keluarga juga harus selalu memperhatikan anak-anak, melakukan pengawasan, tidak hanya di dunia maya tetapi juga aktivitas anak di dunia media sosial.
“Terutama tentu keluarga, orang tua dan juga termasuk lingkungan terdekat di satuan pendidikan, maka kita selalu menyampaikan mari kita melakukan upaya penguatan pengawasan kepada aktivitas anak-anak kita, tidak hanya di dunia nyata tetapi juga termasuk aktivitas yang berada di dunia cyber atau di media sosial anak-anak ini,” lanjutnya.

