Jumat, 20 Feb 2026
BREAKING
Jumat, 20 Feb 2026

Wamenpar Tekankan Kolaborasi, SEABEF 2025 Hasilkan Lima Komitmen Kunci Industri Event ASEAN

6 Shares

HOLOPIS.COM, BANTEN – Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menutup Southeast Asia Business Events Forum (SEABEF) 2025 dengan seruan tegas untuk memperkuat kolaborasi antarnegara Asia Tenggara.

Penegasan ini disampaikan Wamenpar sebagai kunci utama untuk membangun industri bisnis event atau MICE (Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions) yang lebih berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing global.

- Advertisement -

Berakhir di Nusantara International Convention and Exhibition (NICE), PIK 2, Banten, forum internasional dua hari ini (10–11 Oktober 2025) dihadiri lebih dari 250 peserta dari berbagai negara di Asia Tenggara dan Asia Pasifik. SEABEF 2025 berhasil merumuskan lima komitmen kunci yang akan menjadi panduan bagi ekosistem event regional.

Asisten Deputi Bidang MICE Kementerian Pariwisata, Titus Haridjati, merangkum hasil diskusi para praktisi dan pemimpin industri, menegaskan bahwa lima poin tersebut merupakan kesepakatan kolektif para pemangku kepentingan.

- Advertisement -

Komitmen-komitmen ini meliputi adopsi standar keberlanjutan yang kuat dalam industri event sebagai fokus utama di masa depan; penyorotan potensi besar untuk kolaborasi investasi strategis pada infrastruktur, teknologi, dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) serta pembentukan jaringan regional guna menjamin keberlanjutan dialog dan inisiatif bersama.

Selain itu, forum mengakui pentingnya adopsi teknologi baru seperti AI dan analitik data untuk meningkatkan efisiensi operasional, dan yang terakhir adalah penekanan pada pengembangan SDM melalui program peningkatan keterampilan dan sertifikasi untuk mencapai kompetensi global.

Dalam sambutannya, Wamenpar Ni Luh Puspa mengapresiasi forum tersebut sebagai ajang vital untuk memperkuat solidaritas antarbangsa. Ia menekankan bahwa tema SEABEF 2025, “Strengthening Southeast Asia Event Industry Through Sustainability Practice, Strategic Investment, and Collaborative Efforts,” bukan sekadar pernyataan, melainkan sebuah seruan nyata.

“Keberhasilan industri event di masa depan tidak akan ditentukan oleh seberapa sengit persaingan yang terjadi, melainkan oleh seberapa efektif setiap pihak mampu berkolaborasi,” ujar Ni Luh Puspa, menegaskan pentingnya membangun ekosistem yang lebih kuat dan inklusif.

Wamenpar berharap agar sinergi yang terjalin dapat dilanjutkan pada SEABEF 2026, demi menjadikan Asia Tenggara sebagai pusat industri event bisnis terkemuka di dunia. Setiap kolaborasi yang dibangun harus memberikan kontribusi nyata bagi masa depan Asia Tenggara yang lebih berkelanjutan dan tangguh.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
6 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru