JAKARTA – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali membuka layanan Samsat Keliling untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.
Layanan ini berlaku pada Senin, 22 September 2025, mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB di sejumlah titik strategis di Jakarta dan sekitarnya.
Tercatat belasan lokasi Samsat Keliling yang bisa dikunjungi warga hari ini. Berikut rinciannya:
- Jakarta Pusat: Halaman parkir Samsat & Lapangan Banteng (08.00–14.00 WIB).
- Jakarta Utara: Halaman parkir Samsat & Halaman parkir Italia Mall Artha Gading (08.00–14.00 WIB).
- Jakarta Barat: Mall Citraland (08.00–14.00 WIB).
- Jakarta Selatan: Halaman parkir Samsat (08.00–15.00 WIB), Pos Pol TMPN Kalibata (09.00–14.00 WIB).
- Jakarta Timur: Halaman parkir Samsat (08.00–15.00 WIB), Irma Rinc Krama Jati (09.00–14.00 WIB).
- Kota Tangerang: Alun-Alun Cibodas & Parkiran Busway Foodomeshop (08.00–14.00 WIB).
- Serpong: Halaman parkir Samsat (08.00–15.00 WIB) & ITC BSD (16.00–19.00 WIB).
Sementara di wilayah penyangga Jakarta, juga dibuka layanan Samsat Keliling di:
- Ciledug (Kantor Kecamatan Pinang & Ruko Green Village, 09.00–12.00 WIB).
- Ciputat (Halaman parkir Samsat & Kantor Kelurahan Pondok Betung, 09.00–12.00 WIB).
- Kelapa Dua (Hall QTown Square Gading, 08.00–14.00 WIB).
- Kota Bekasi (Tidak Ada Pelayanan).
- Kabupaten Bekasi (Pasar Bersih Cikarang Jababeka, 09.00–14.00 WIB).
- Depok (Halaman parkir Samsat, 08.00–14.00 WIB & Kantor Kecamatan Bojong Gede, 09.00–12.00 WIB).
- Cinere (Halaman Kantor Pondok Petir, 09.00–12.00 WIB).
Ditlantas Polda Metro Jaya mengingatkan, layanan ini hanya melayani pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor, bukan untuk perpanjangan STNK lima tahunan atau penggantian pelat nomor. Pemohon wajib membawa dokumen asli seperti KTP dan STNK.
Dengan layanan ini, warga diharapkan lebih mudah mengurus kewajiban pajak tanpa perlu antre panjang di kantor Samsat.
Pemerintah juga berharap layanan keliling dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan, yang nantinya kembali ke rakyat dalam bentuk pembangunan daerah.

