JAKARTA – Perundingan tidak langsung antara Hamas dan Israel masih berlangsung di Doha tanpa tenggat waktu yang ditentukan untuk mencapai kesepakatan, demikian disampaikan Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Qatar Majed bin Mohammed Al Ansari pada Selasa (15/7).
“Selama pertemuan masih berlangsung, para delegasi tetap berada di Doha, dan semua pihak terus menjalin komunikasi setiap hari. Negosiasi ini masih berlangsung,” ungkap Al Ansari, dikutip Holopis.com, Rabu (16/7).
Dia menjelaskan bahwa semua pihak terus berkomunikasi meskipun tidak ada tenggat waktu yang dapat ditetapkan pada tahap ini.
Sementara itu tim mediator dari Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat (AS) terus bekerja tanpa henti untuk menjembatani berbagai perbedaan pendapat terkait isu-isu kontroversial dan sensitif yang sedang dibahas, dengan tujuan mencapai kesepakatan prinsip yang dapat membuka jalan bagi perundingan tidak langsung tahap selanjutnya.
“Kami menilai tidak ada stagnasi dalam proses tersebut,” lanjutnya.
Perlu diketahui, putaran baru perundingan tidak langsung antara Hamas dan Israel kembali digelar pada 6 Juli lalu di Doha, di tengah upaya internasional untuk mengakhiri konflik yang telah menghancurkan Gaza selama lebih dari 21 bulan.
Operasi militer Israel di Gaza yang berlangsung sejak Oktober 2023 telah menewaskan 58.479 warga Palestina dan melukai 139.355 orang lainnya, menurut otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza pada Selasa.


