JAKARTA – Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid memohon kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mengalihkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi Sekolah Gratis (SEGRA).
Hal ini disampaikan mengingat banyaknya kesemerawutan pelaksanaan teknis program yang dinilainya juga memiliki niat sangat baik dari Presiden Prabowo Subianto sebagaimana dalam gagasan kampanyenya, yakni memberikan makanan bergizi gratis kepada anak-anak dan ibu hamil dan menyusui.
“Saya tidak menolak program itu, karena memang visi misinya Presiden sangat mulia dan suci. Tapi ketika melihat teknis pelaksanaannya di lapangan, kok saya miris. Sudah banyak yang tidak sesuai pemikiran Presiden,” kata Habib Syakur kepada Holopis.com, Jumat (20/6/2025).
Menurutnya, memang banyak kasus kekacauan program yang saat ini dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN) tersebut. Bahkan cenderung lembaga tersebut tidak profesional dalam memastikan program tersebut berjalan sesuai dengan perintah dan keinginan Presiden Prabowo Subianto.
Bahkan beberapa kekacauan yang terjadi, mulai dari makanan dengan porsi tidak sesuai, menu yang berubah jadi masakan jadi menjadi cemilan dan snack instan, makanan sudah basi sebelum sampai ke tangan penerima. Bahkan yang paling parah menurutnya tak sedikit kasus anak keracunan makanan setelah menyantap menu makanan dari program MBG tersebut.
Duit buat MBG ada yang dikorupsi, makanan tidak layak, basi sebelum sampai ke tangan siswa, bahkan terbaru di Tangerang Selatan menunya bukan makanan bergizi, tapi kumpulan snack, ini kan ironis ya,” ujarnya.
Melihat situasi pelaksanaan MBG dari Presiden Prabowo Subianto tersebut, ulama asal Malang Raya ini pun memohon agar duit yang dianggarkan Presiden untuk pelaksanaan MBG dialihkan untuk subsidi pendidikan, bahkan pendidikan gratis. Hal ini akan jauh lebih bermanfaat karena akan lebih banyak anak-anak Indonesia mampu mengakses pendidikan tanpa dibatasi oleh kendala ekonomi dari orang tua mereka.
“Kalau semua anak punya akses yang sama mendapatkan pendidikan, saya kira akan jauh lebih baik. Pemerintah akan lebih bisa mempersiapkan calon generasi penerus bangsa yang kompeten dan berdaya saing,” tutur Habib Syakur.
Lebih lanjut, Habib Syakur yakin rakyat akan jauh lebih menerima ketika anggaran MBG dialihkan ke program SEGRA. Walaupun sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto lebih mengelu-elukan pemberian makan bergizi gratis.
“Saya paham kok niat baik Pak Prabowo, agar anak-anak Indonesia khususnya dapat akses gizi yang baik. Tapi kalau pelaksanaannya begitu kan malah hambur-hamburkan uang saja. Rakyat saya yakin terima kok, ngerti kok. Mohon alihkan ke SEGRA, sekolah gratis saja pak,” pungkasnya

