JAKARTA – Cristian Chivu baru saja ditunjuk sebagai pelatih baru Inter Milan. Pria berusia 44 tahun itu pun ingin skuad Nerazzurri untuk berjuang sekuat tenaga agar bisa kembali berprestasi musim depan.
Sebelumnya diketahui, Inter Milan mengumumkan Cristian Chivu pada Senin (9/6). Chivu resmi menandatangani kontrak selama dua tahun alias hingga 2027 mendatang.
Chivu sendiri menjadi penerus suksesor Simone Inzaghi yang hengkang dari klub akhir musim 2024/2025, atau lebih tepatnya usai Nerazzurri kandas di babak final Liga Champions.
Beban berat tentunya dipikul Chivu, dimana kekalahan atas PSG di final Liga Champions itu menandai bahwa Nerazzurri nihil gelar musim 2024/2025.
Selain gagal juara Liga Champions, Inter juga gagal berprestasi di kompetisi domestik. Terutama Liga Italia (Serie A), mereka harus merelakan scudetto ke tangan Napoli.
Cristian Chivu sendiri bukan nama yang asing untuk Inter Milan. Selain bekas pemain Nerazzuri dalam masa waktu 2007-2014, Chivu juga pernah melatih Inter Milan level usia U-14 hingga U-19.
Paham dengan lingkungan dan filosopi permainan Inter Milan, Chivu pun ingin skuad Nerazzurri berjuang lebih keras lagi agar kembali ke jalur yang semestinya.
“Saya merasa terhormat dengan kesempatan yang diberikan kepada saya. Saya memiliki gairah dan ambisi, dan saya akan menularkannya kepada para pemain saya karena kami harus melakukan apa yang layak dilakukan oleh tim seperti Inter, yaitu berjuang sekuat tenaga dan menang,” ungkap Chivu, seperti dikutip Holopis.com dari situs resmi Inter Milan.
Ketika ditanya mengenai tanggung jawab besar yang harus dipikulnya di Inter Milan saat ini, Chivu menjawab, “Kami ingin menyelesaikan musim ini sebaik mungkin, dan kami semua harus memiliki semangat yang Anda butuhkan untuk mendapatkan hasil. Kami harus efisien dan efektif.”.
Chivu akan melakoni debut bersama Inter Milan di Piala Dunia Antarklub, dimana Nerazzurri sendiri tergabung di Grup E bersama Monterrey, Urawa Reds dan River Plate.
Ada pun Inter Milan akan melakoni laga perdana di Piala Dunia Antarklub menghadapi Monterrey, pada 18 Juni mendatang.
“Pekerjaan saya akan dimulai dengan Piala Dunia Antarklub, kami harus memulihkan energi mental dan melakukan apa yang harus dilakukan tim seperti Inter, yaitu mencoba memenangkan trofi,” imbuh Chivu.

