Senin, 13 Januari 2025

Update : Korban Meninggal Erupsi Semeru Kembali Bertambah Jadi 43 Orang

LUMAJANG, HOLOPIS.COM Pencaria korban meninggal akibat erupsi Gunung Semeru kembali dilanjutkan dengan meminta bantuan anjing pelacak. Hasilnya, jumlah korban meninggal kembali bertambah dari sebelumnya berjumlah 39 orang.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, pencarian dan pertolongan lanjutan dilakukan di beberapa lokasi seperti Curah Kobokan, Kajar Kuning, Tambang Satuhan/Kebondeli Utara, Kampung Renteng dan Kebondeli Selatan. Selain itu, tim lainnya juga terus melakukan pembersihan dan asesmen lanjutan yang difokuskan di Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh.

“Rangkuman laporan dari tim pencarian dan pertolongan di lapangan per pukul 12.00 WIB, jumlah korban meninggal dari erupsi Gunung Semeru bertambah empat orang sehingga totalnya menjadi 43 orang. Sementara itu, warga luka-luka ada 104 orang, yang mana sebanyak 32 orang mengalami luka berat dan 82 lainnya luka sedang,” kata Abdul, Kamis (9/12).

Proses pencarian dan pertolongan serta pembersihan diungkapkan Abdul, juga sempat dihentikan sementara setelah terpantau awan hitam pekat dan mendung di sekitar Curah Kobokan. Berdasarkan laporan visual, pada pukul 06.22 WIB, Gunung Semeru tampak jelas dan teramati asap putih tebal yang meluncur ke arah Barat – Barat Daya hingga 1.000 meter.

“Di samping itu, lokasi pengungsian juga mengalami peningkatan menjadi 121 yang terbagi di beberapa titik,” tambahnya.

Wilayah pengungsian tersebut berada di Kecamatan Pronojiwo ada 10 lokasi sebanyak 525 jiwa, Kecamatan Candipuro 10 lokasi sebanyak 2.331 jiwa, Kecamatan Pasirian 4 lokasi sebanyak 1.307 jiwa, Kecamatan Lumajang 11 lokasi sebanyak 335 jiwa, Kecamatan Tempeh 13 lokasi sebanyak 640 jiwa, Kecamatan Sukodono 9 lokasi sebanyak 204 jiwa, Kecamatan Senduro 4 lokasi sebanyak 66 jiwa, Kecamatan Sumbersuko 7 lokasi sebanyak 302 jiwa.

Kemudian Kecamatan Padang 3 lokasi sebnayak 62 jiwa, Kecamatan Tekung 3 lokasi sebanyak 67 jiwa, Kecamatan Yosowilangun 7 lokasi sebanyak 89 jiwa, Kecamatan Kunir 7 lokasi sebanyak 127 jiwa, Kecamatan Jatiroto 3 lokasi sebanyak 59 jiwa, Kecamatan Rowokangkung 4 lokasi sebanyak 37 jiwa, Kecamatan Randuagung 6 lokasi sebanyak 24 jiwa, Kecamatan Ranuyoso 1 lokasi sebanyak 26 jiwa, Kecamatan Klakah 5 lokasi sebanyak 45 jiwa, Kecamatan Gucialit 3 lokasi sebanyak 11 jiwa, Kecamatan Pasrujambe 2 lokasi sebanyak 212 jiwa, Kecamatan Tempursari 2 lokasi sebanyak 23 jiwa dan Kecamatan Kedungjajang 7 lokasi sebanyak 50 jiwa.

Temukan kami di Google News, dan jangan lupa klik logo bintang untuk dapatkan update berita terbaru. Silakan follow juga WhatsApp Channnel untuk dapatkan 10 berita pilihan setiap hari dari tim redaksi.

Berita Lainnya

BERITA TERBARU

Viral