LOMBOK, HOLOPIS.COM – Bencana banjir dengan ketinggian air mencapai 100 sentimeter merendam pemukiman warga di wilayah Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, akibat banjir tersebut menyebabkan ratusan warga terdampak banjir.
“Sebanyak 404 KK terdampak banjir di Desa Ranjok, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi NTB. Saat ini air masih menggenangi desa tersebut dengan tinggi muka air berkisar 50 – 100 sentimeter.
Meskipun begitu, Abdul mengatakan bahwa banjir tersebut tidak menyebabkan korban jiwa atau atau mengungsi ke tempat yang lebih aman karena banjir.
“Banjir tidak mengalami gangguan, seperti di sektor ekonomi, pendidikan dan komunikasi,” tukasnya.
Semenntara itu, banjir juga menerjang wilayah NTB lainnya, yaitu di tiga kecamatan, Kabupaten Lombok Timur. Sejumlah desa yang tersebar di tiga daerah tersebut antara lain Kecamatan Keruan (Desa Ketapang Raya), Kecamatan Jerowaru (Desa Batu Nampar Selatan) dan Kecamatan Pringga Baya (Desa Gunung Malang dan Kerumut).
Banjir yang terjadi pada Minggu (15/12), pada sebagian wilayah, khususnya Kecamatan Keruan, genangan juga disebabkan terjadinya pasang naik sehingga banjir rob tidak dapat dihindari.
“Tercatat 94 KK warga desa terdampak banjir di tiga kecamatan tersebut, sedangkan 94 rumah terendam banjir. Tidak ada laporan korban jiwa atau pun warga yang mengungsi akibat banjir tersebut. Dampak lainnya yaitu akses jalan dari Kerumut menuju Kor terputus,” terangnya.

