Kejuaraan Badminton Beregu Campuran Asia 2025 : Keok di Laga Terakhir, Fikri/Daniel Ngaku Banyak Bikin Kesalahan

0 Shares

JAKARTA – Pasangan ganda putra Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin gagal melengkapi kemenangan Indonesia atas Malaysia di laga pamungkas Grup B Kejuaraan Badminton Beregu Campuran Asia 2025, usai kalah di partai terakhir. Mereka pun mengakui bahwa masih ada kesalahan yang dilakukan di atas lapangan.

Sebelumnya diketahui, laga pamungkas Grup B Kejuaraan Badminton Beregu Championship Asia 2025 berlangsung di Conson Gymnasium, Qingdao, China, Kamis (13/2).

- Advertisement -

Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin pun kemudian berhadapan dengan Man Wei Chong/Kai Wun Tee. Duel sengit pun terjadi sejak set pertama dimulai.

Saking sengitnya, set pertama diakhiri Fikri/Daniel dengan skor tipis 27-25. Tekanan belum usai, mereka kembali tertekan di set kedua dan kalah 17-21. Praktis, laga lanjut ke set ketiga untuk menentukan siapa pemenangnya.

- Advertisement -

Saling menyusul poin pun terjadi di set ketiga. Persaingan sengit pun terjadi hingga akhir, dimana kemenangan pada akhirnya dimenangkan Man Wei Chong/Kai Wun Tee 21-23.

Selepas laga, Fikri tetap bersyukur sudah menyelesaikan laga. Namun seiring dengan hal itu, ia memiliki catatan sendiri mengenai penampilannya, dimana kesalahan masih terjadi di atas lapangan.

“Tetap mengucap syukur Alhamdulillah, kami sudah bermain dengan cukup baik, sudah all out. Memang cukup ketat jalannya pertandingan dari awal sampai akhir,” ungkap Fikri, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.

“Fokusnya harus kencang terus tapi sayang di poin-poin akhir gim ketiga kami terburu-buru dan malah banyak melakukan kesalahan,” tambahnya.

Di sisi lain, Daniel Marthin menilai bahwa ada momen dimana dirinya dan Fikri terburu-buru menyelesaikan laga, namun hal itu jadi boomerang.

“Sebenarnya sudah enak dari pola permainan, sudah masuk, kami juga sudah unggul jauh tapi saya banyak mati sendiri. Terbawa nafsu dan ingin buru-buru selesai,” kata Daniel.

Ada pun Fikri menyampaikan bahwa hasil tersebut dijadikan pelajaran untuk menatap laga berikutnya.

“Masalahnya masih sama seperti pertandingan pertama, kami masih sering terburu-buru. Ini menjadi pelajaran penting, tidak boleh terjadi lagi di babak selanjutnya. Ketika sudah poin kritis kami harus lebih menikmati permainan, satu demi satu poin,” imbuh Fikri.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru