HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kepala Sekolah SDIT Mutiara Hati, Eti Endarwati menyampaikan alasan yayasan memecat Novi Citra Indriyati sebagai guru karena pakaiannya yang tidak senonoh dan terbuka auratnya.
“Yang kami kaget ini ya tentang tampilannya, pakaian yang digunakan, bahkan terbuka auratnya,” kata Eti dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Senin (24/2/2025).
Atas dasar itulah, yayasan pengeloa SDIT Mutiara Hati Purwareja, Banjarnegara mengambil keputusan yakni pemecatan terhadap vokalis grup band punk Sukatani tersebut dari statusnya sebagai guru tetap.
“Kemudian ditemukanlah pelanggaran kode etik, sehingga yayasan itu mengeluarkan surat pemberhentian di tanggal 6 Februari (2025 -red),” ujarnya.
Sekadar diketahui Sobat Holopis, bahwa Novi Citra Indriyati viral setelah lagu “Bayar Bayar Bayar” ramai menjadi perhatian publik. Hingga akhirnya, ia bersama dengan Muhammad Syifa Al Lutfi, muncul ke publik untuk menyampaikan permohonan maaf kepada Polri dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Dalam video tersebut, Syifa pun menyatakan jika lagunya tersebut telah di-take-down dari platform Spotify karena dinilai menghina institusi Polri. Bahkan mereka meminta semua pengguna sosial media yang menggunakan lagunya untuk konten dan video mereka agar juga diturunkan.
“Karena apabila ada risiko di kemudian hari, sudah bukan tanggung jawab kami dari band Sukatani,” sambung Syifa.
Walaupun sempat membantah, namun pihak Polda Jawa Tengah mengakui telah mendatangi kedua personel grup band punk Sukatani tersebut. Dan saat munculnya video permintaan maaf Sukatani tersebut, publik semakin marah hingga akhirnya muncul statemen Kapolri yang berencana mengangkat Sukatani Band sebagai Duta Polri.