Internasional

340 Anak Harus Dirawat Karena Malnutrisi di Gaza

Darin Brenda Iskarina
Bagikan:

JAKARTA – Sebanyak 340 anak harus dirawat akibat malnutrisi di Gaza, Palestina. Tak hanya itu, Korban jiwa akibat kelangkaan makanan yang parah terus bertambah saat serangan udara dan pengeboman di seluruh Gaza terus mengakibatkan orang-orang tewas.

Otoritas kesehatan Gaza pada Rabu tersebut melaporkan bahwa delapan orang yang menderita dampak malanutrisi dan kelaparan, termasuk tiga orang anak, meninggal dunia dalam 24 jam sebelumnya.

“Laporan-laporan seperti ini terjadi setiap hari, yang mencerminkan krisis kemanusiaan yang semakin dalam dan kebutuhan mendesak akan bantuan yang berkelanjutan,” kata Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), dikutip Holopis.com, Kamis (14/8).

OCHA mengatakan pada tahun ini, lebih dari 340 anak telah ditangani untuk mendapatkan perawatan malanutrisi di salah satu dari lima pusat perawatan di Gaza. Hingga 5 Agustus, dilaporkan total 49 kematian anak akibat malnutrisi, termasuk 39 anak di bawah usia lima tahun (balita).

Setelah Israel mempertanyakan kebenaran laporan kematian akibat malanutrisi dari otoritas kesehatan Gaza, Juru Bicara Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres Stephane Dujarric mengatakan bahwa PBB memang menekmukan bukti terkait kematian di Gaza karena malnutrisi.

OCHA mengatakan PBB dan para mitranya mengumpulkan data dari lebih dari 900 rumah tangga di seluruh Gaza pada Juli 2025, yang mengindikasikan adanya trauma berkelanjutan yang mengarah pada masalah kesehatan mental, termasuk kecemasan dan depresi. Banyak orang tinggal di tempat penampungan tidak resmi yang penuh sesak, tidak aman, serta minim ruang dan privasi, terutama bagi perempuan dan anak-anak.

ARTIKEL TERKAIT