Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI), Ahmad Chalil Gibran Ginting, mengapresiasi langkah Kapolri dalam mengusut kasus dugaan penyadapan Presiden RI yang melibatkan mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka. Apresiasi itu disampaikan Gibran dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/11/2026).
“Penegakan hukum yang dilakukan Kapolri saat ini membuktikan jargon Polri bersama masyarakat adalah hal nyata, bukan sekedar jargon instansi kepolisian,” ujar Gibran.
Gibran menilai langkah tegas tersebut menjadi bukti bahwa penegakan hukum di tubuh Polri dilakukan tanpa pandang bulu, termasuk terhadap purnawirawan perwira tinggi yang sebelumnya memimpin institusi tersebut.
Lebih lanjut, Gibran meminta Kapolri mengusut tuntas seluruh oknum polisi lain yang diduga terlibat dalam kasus penyadapan tersebut.
“Kapolri harus usut tuntas oknum polisi mana lagi yang terlibat kasus ini. Kita harus usut tuntas sampai ke akar-akarnya, demi kembalinya rasa kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” kata Gibran.
Ia juga meminta agar proses penanganan kasus dilakukan secara transparan dan akuntabel kepada publik.
“Kita harap kasus ini dibuka secara transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Gibran juga menyoroti kinerja Polri pada masa kepemimpinan Listyo Sigit Prabowo. Menurutnya, publik selama bertahun-tahun dipertontonkan dengan berbagai persoalan penegakan hukum di institusi Polri.
“Kita bertahun-tahun dipertontonkan dengan jahatnya Listyo Sigit. Seharusnya LSP sudah mundur dari kasus Kanjuruhan dan tumpulnya hukum di instansi Polri selama beliau menjabat,” tegas Gibran.
Kasus Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan, Malang, menewaskan 135 orang. Kasus tersebut menjadi salah satu sorotan terbesar terhadap kepemimpinan Listyo Sigit, karena dinilai lambat dalam penegakan hukum terhadap anggota yang terlibat. Gibran menyebut pergantian Kapolri menjadi angin segar bagi masyarakat Indonesia.
“Ketika pergantian Kapolri menjadi angin segar dan membawa harapan bagi seluruh masyarakat Indonesia agar instansi ini dapat langsung berbenah dan mengembalikan kepercayaan publik,” katanya.
Ia menilai satu bulan pertama Kapolri Suyudi Ario Seto menjabat telah menunjukkan prestasi besar dengan berani mengusut kasus yang melibatkan mantan atasannya tersebut.
“Alhamdulillah satu bulan pertama menjabat ini, Pak Suyudi selaku Kapolri telah membuat suatu prestasi besar,” ucap Gibran.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!