HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meminta Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengutamakan prestasi dalam sistem pembinaan prajurit. Ia menegaskan, senioritas tidak boleh menjadi satu-satunya dasar dalam sistem yang berlaku di tubuh TNI.
Prabowo menyampaikan hal tersebut saat memberikan amanat dalam upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10).
“Sekali lagi saya tekankan, TNI yang hebat adalah TNI yang mengutamakan prestasi. Sistem yang berlaku di TNI harus sistem prestasi, bukan sekadar senioritas,” tegas Prabowo saat menyampaikan amanat dalam upacara HUT ke-81 TNI, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, dikutip Holopis.com, Senin (5/10).
Ia juga mengingatkan agar sistem di lingkungan TNI tidak dibangun berdasarkan loyalitas yang sempit. Prabowo menyinggung loyalitas yang hanya mengutamakan salah satu angkatan.
Menurutnya, pembinaan TNI perlu diarahkan untuk membentuk kekuatan yang profesional, responsif, modern, inovatif, dan adaptif. Karena itu, prajurit juga diminta terus belajar, berlatih, serta menguasai perkembangan teknologi.
“TNI sekarang harus menguasai teknologi. TNI sekarang harus mengutamakan prestasi,” ujarnya.
Prabowo mengatakan bentuk ancaman terhadap Indonesia terus berkembang. Ancaman tersebut, menurutnya, tidak lagi hanya berbentuk serangan fisik, tetapi juga dapat muncul melalui serangan siber, disinformasi, berita bohong, hingga penyelundupan kekayaan negara.
“Perang sekarang belum tentu wujudnya fisik. Karena itu, TNI harus terus menyesuaikan diri, belajar, belajar, belajar, dan berlatih, berlatih, berlatih,” kata Prabowo.
Dalam amanatnya, Prabowo juga meminta prajurit TNI memperkuat sinergi dengan kementerian, lembaga, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah. Kerja sama tersebut juga mencakup gubernur, bupati, camat, kepala desa hingga kepala suku.
“Kekuatan dan kemampuan TNI harus dapat mempercepat pelaksanaan program-program pemerintah, mengatasi berbagai kesulitan nyata yang dihadapi rakyat,” tuturnya.
Arahan tersebut disampaikan bersamaan dengan penguatan organisasi TNI. Dalam upacara HUT ke-81 TNI, Prabowo meresmikan 204 satuan baru yang mencakup tiga matra TNI.
Dari 204 satuan tersebut, terdapat enam Komando Daerah Militer (Kodam), 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan, 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan, dan tiga Batalyon Bantuan Tempur. TNI Angkatan Laut juga menambah satu brigade dan empat batalyon Marinir, sedangkan TNI Angkatan Udara menambah 10 satuan.
Enam Kodam baru yang diresmikan Prabowo yakni Kodam XXV/Mahmud Riayat Syah di Kepulauan Riau yang dipimpin Mayjen TNI Rionardo, Kodam XXVI/Mataram di Daerah Istimewa Yogyakarta yang dipimpin Mayjen TNI Drajad Brima Yoga, serta Kodam XXVII/Sobe Sonbai di Nusa Tenggara Timur yang dipimpin Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...