Aksi 500 Warga Kebumen ke Jakarta 27 Agustus Tuai Kecaman, Netizen: Bikin Demo Tandingan

0 Shares

“Sebuah strategi politik adu domba penjajahan Belanda yang sangat manjur, untuk melemahkan bangsa ini, kini diterapkan lagi entah dari penjajah bantu atau bangsa sendiri,” tulis Tri dalam komentarnya.

Meski menuai kritik, pihak penggagas menegaskan aksi yang dilakukan warga Kebumen nantinya bersifat damai.

Mereka juga membawa sejumlah aspirasi, termasuk dukungan terhadap program swasembada pangan dan perbaikan distribusi pupuk bersubsidi kepada petani.

Selain persoalan aksi tandingan, program MBG turut menjadi salah satu isu yang dibicarakan masyarakat.

Warga bernama Rahmatun menilai MBG masih dibutuhkan oleh masyarakat.

Menurut dia, persoalan yang muncul dalam pelaksanaan program tersebut seharusnya menjadi bahan evaluasi, terutama dari sisi pengawasan.

“Jadi, bukan program MBG-nya yang harus dihentikan, tetapi pengawasan SPPG harus lebih ditingkatkan karena program MBG sangat dibutuhkan anak-anak kami,” ujarnya.

Di sisi lain, akun Supri Singowitirto mempertanyakan latar belakang sebagian peserta yang disebut akan berangkat ke Jakarta.

Ia menduga rombongan tersebut banyak diisi pekerja MBG.

“Karyawan MBG itu, masak petani nelayan kok bersih-bersih badannya,” tulis Supri dalam komentarnya.

Rencana keberangkatan 500 warga Kebumen ini berlangsung bersamaan dengan agenda aksi massa lain di Jakarta pada 27 Agustus 2026.

Kondisi tersebut membuat rencana aksi mendapat perhatian lebih, terutama terkait potensi gangguan keamanan.

Berdasarkan informasi yang beredar, kepolisian disebut menyiapkan sekitar 9.000 personel untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan selama rangkaian aksi berlangsung.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris

BACA LAINNYA

Holopis UMKM

YANG BARU