HOLOPIS.COM, JAKARTA – Penyanyi sekaligus aktris cantik Mawar de Jongh kembali menyapa penikmat musik dengan karya terbaru bertajuk ‘KAN. Single ini menjadi langkah baru dalam perjalanan musik Mawar yang telah dimulai sejak 2019, sekaligus menghadirkan warna berbeda dari karya-karya sebelumnya. Sebelum ‘KAN’, Mawar terakhir merilis ‘Tinggal’ yang menjadi original soundtrack film Tinggal Meninggal pada Juni 2025.
Berbeda dari judul lagu pada umumnya, ‘KAN’ hanya terdiri dari tiga huruf yang menyimpan makna cukup kuat. Kata tersebut merujuk pada ungkapan ‘sudah kubilang’ atau ‘I told you so’, sekaligus menggambarkan situasi ketika seseorang akhirnya mengalami sendiri sesuatu yang sebelumnya telah diperingatkan oleh orang terdekat. Konsep tersebut menjadi inti cerita yang ingin disampaikan melalui single terbaru Mawar.
Mawar mengaku langsung merasa dekat dengan cerita ‘KAN’ ketika pertama kali mendengarnya. Lagu tersebut berkisah tentang seseorang yang sedang patah hati setelah mengabaikan berbagai tanda dalam hubungan, meski sebelumnya sang sahabat telah berulang kali memberikan peringatan. Dari konsep awal tentang percakapan dua sahabat, cerita lagu kemudian berkembang menjadi refleksi terhadap intuisi diri sendiri.
Single ‘KAN’ ditulis oleh Iqbal Siregar, Denis Ligia, Faishal Muhammad Fasya, dan Mohammed Kamga. Iqbal menjelaskan bahwa ide awalnya adalah membuat lagu duet dua perempuan yang menggambarkan percakapan sahabat mengenai hubungan asmara. Namun, setelah berubah menjadi lagu solo, maknanya justru terasa lebih personal.
“Intinya sinyal-sinyal di depan yang udah dikasih tahu sama temannya, tapi temannya masih melakukan karena jatuh cinta. Karena akhirnya jadi lagu solo, lebih pasnya diartikan kita ngomong ke diri kita sendiri, sama intuisi yang kita punya di awal terhadap suatu hubungan yang akhirnya kita kena batunya sendiri,” jelas Iqbal.
Dari sisi musikalitas, “KAN” juga menjadi ruang bagi Mawar untuk mengeksplorasi karakter vokalnya. Iqbal menilai kemampuan Mawar dalam membawakan cerita menjadi salah satu kekuatan utama lagu ini. “Walaupun konsep aransemen di lagu ini agak berbeda dari single-single Mawar sebelumnya. Tapi Mawar tuh paling bagus suaranya dalam hal menceritakan sesuatu. Jadi nggak perlu teknik yang aneh-aneh, dan pas denger Mawar nyanyi pesan yang ingin disampaikan dapat dan feels real,” katanya.
Bagi Mawar, perbedaan konsep, aransemen, dan suasana membuat “KAN” menjadi pengalaman yang menyegarkan dalam perjalanan musiknya. “Single ini cukup berbeda secara konsep, aransemen, dan mood. Jadi ‘KAN’ menjadi sesuatu yang fresh juga dari aku di tahun ini. Senang sekali bisa membawakan sesuatu yang berbeda di tahun ini,” ujar Mawar.
Eksplorasi itu juga diteruskan melalui video musik yang dibuat dengan pendekatan visual lebih ceria, mulai dari warna, penampilan, akting, hingga pengambilan gambar bersama Bernadus Raka. “Seru banget karena sebuah konsep yang baru dan ceria secara look-nya, warnanya, acting-nya dan pengambilan gambarnya,” tambahnya.
Single “KAN” kini sudah dapat didengarkan di seluruh platform streaming digital sejak 21 Agustus 2026. Bersamaan dengan perilisan lagu, video musiknya juga tersedia melalui kanal YouTube Trinity Optima Production.




