HOLOPIS.COM, JAKARTA – WhatsApp terus memperkuat sistem keamanannya di tengah maraknya berbagai modus penipuan digital yang menyasar pengguna. Kali ini, aplikasi pesan instan milik Meta tersebut dikabarkan tengah mengembangkan fitur baru bernama Scam Alert yang dirancang untuk mendeteksi pesan mencurigakan dari nomor tidak dikenal.
Dilansir Holopis.com, Minggu (7/6/2026) dari Informasi mengenai fitur tersebut yang pertama kali ditemukan oleh WABetaInfo dalam WhatsApp beta untuk Android versi 2.26.22.2 yang tersedia di Google Play Store. Meski demikian, fitur ini masih dalam tahap pengembangan dan belum dapat dicoba oleh para pengguna beta.
Sesuai namanya, Scam Alert akan berfungsi memberikan peringatan ketika pengguna menerima pesan yang diduga mengandung unsur penipuan. Saat sistem mendeteksi aktivitas mencurigakan, WhatsApp akan menampilkan notifikasi langsung di dalam ruang obrolan.
Peringatan yang muncul nantinya bertuliskan, “Ini mungkin penipuan”, sehingga pengguna bisa lebih waspada sebelum membalas atau mengikuti instruksi dari pengirim.
Menariknya, WhatsApp memastikan proses analisis dilakukan sepenuhnya di perangkat pengguna. Dengan begitu, isi percakapan tetap terlindungi oleh sistem enkripsi end-to-end dan tidak dikirim ke server eksternal.
Selain menjaga privasi, fitur ini juga bekerja secara diam-diam di latar belakang. Pengguna lain tidak akan mengetahui apakah Scam Alert diaktifkan atau tidak.
Jika sebuah pesan dianggap mencurigakan, WhatsApp akan menyediakan dua pilihan tindakan, yakni memblokir dan melaporkan kontak tersebut atau tetap melanjutkan percakapan jika pengguna merasa pesan tersebut aman.
WhatsApp juga menyiapkan laporan transparansi yang memungkinkan pengguna melihat kapan dan bagaimana Scam Alert aktif. Seluruh catatan tersebut disimpan secara lokal di perangkat dan tidak dibagikan ke pihak lain.
Meski menawarkan perlindungan tambahan, Scam Alert tidak akan aktif secara otomatis. Pengguna harus mengaktifkannya secara manual melalui menu pengaturan WhatsApp.
Hingga saat ini, WhatsApp belum mengumumkan jadwal resmi peluncuran fitur Scam Alert untuk seluruh pengguna. Namun kehadirannya diperkirakan akan menjadi salah satu senjata baru dalam memerangi maraknya penipuan online yang terus berkembang.

