HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pabrikan otomotif raksasa asal Tiongkok, BYD (Build Your Dreams), resmi meluncurkan generasi ketiga dari SUV listrik andalannya, Atto 3, untuk pasar domestik China.
Model terbaru yang juga telah mengaspal di jalanan Indonesia ini membawa transformasi radikal di sektor estetika, kecanggihan interior, hingga lompatan besar pada sektor performa.
Salah satu daya tarik utama dari generasi teranyar ini adalah jarak tempuh berkendaranya yang kini diklaim mampu mencapai hingga 630 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.
Untuk menggebrak pasar domestik, BYD menerapkan strategi harga yang sangat agresif dengan memasarkan SUV ringkas bertenaga baterai ini mulai dari 119.900 yuan hingga 149.900 yuan.
Jika dikonversikan ke dalam mata uang rupiah dengan kurs saat ini, nilai tersebut setara dengan Rp265 jutaan hingga Rp331 jutaan, sebuah angka yang dinilai sangat kompetitif di kelasnya.
Secara visual, BYD tetap mempertahankan bahasa desain ikonik bertajuk “Dragon Face” namun dengan sejumlah penyempurnaan signifikan pada area fascia depan yang kini dirancang lebih datar.
Tampilan wajah baru tersebut kemudian dipadukan dengan lampu utama berdesain lebih pipih dan ramping untuk memancarkan aura futuristik yang kuat saat di jalan raya.
Bergeser ke bagian samping, ubahan paling mencolok terlihat pada penggunaan gagang pintu model semi-tersembunyi yang berfungsi menambah efisiensi aerodinamis kendaraan.
Sementara di sektor buritan, lampu belakang model full-width blade kini dilengkapi dengan motif anyaman elegan yang akan menyala indah saat mobil dikendarai di malam hari.
Secara dimensi, Atto 3 generasi terbaru ini memiliki panjang 4.665 mm, lebar 1.895 mm, tinggi 1.675 mm, serta jarak sumbu roda sepanjang 2.770 mm untuk kestabilan berkendara.
Aspek kepraktisan juga ditingkatkan secara drastis melalui penyediaan ruang bagasi depan elektrik berkapasitas 180 liter yang dapat diakses mudah, mendampingi bagasi belakang berkapasitas 750 liter.
Masuk ke kabin, nuansa modern menyambut penumpang berkat layar pusat melayang berukuran lebih lebar dengan sistem DiLink generasi terbaru, serta kemudi model dua palang yang minimalis.
Perubahan drastis lain ada pada pemindahan tuas transmisi dari konsol tengah ke kolom kemudi, yang kini disandingkan secara estetis dengan perangkat head-up display dan pengisi daya nirkabel 50 watt.
Kenyamanan penumpang depan dimanjakan oleh jok elektrik “Queen Seat” dengan penopang kaki, ventilasi, penghangat, kotak penyimpanan berpendingin, pemanas setir, hingga sistem audio premium 16 pengeras suara.
Terakhir pada sektor teknis, mobil bersasis e-Platform 3.0 Evo dan Blade Battery generasi kedua ini kini bertransformasi menggunakan penggerak roda belakang (RWD) dengan pilihan motor bertenaga hingga 321 TK.

