Bukan Hoaks! Indonesia Ungguli AS Soal Ketahanan Energi

2 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Indonesia kembali mencuri perhatian dunia. Di tengah gejolak energi global, Indonesia justru dinilai sebagai salah satu negara paling tahan menghadapi krisis energi.

Indonesia dinilai sebagai salah satu negara yang paling tahan terhadap guncangan energi global. Hal ini berdasarkan laporan terbaru dari J.P. Morgan Asset Management bertajuk Eye on the Market yang dirilis pada 21 Maret 2026.

Dalam laporan tersebut, Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan ketahanan energi terbaik di dunia, hanya berada di bawah Afrika Selatan. Penilaian ini didasarkan pada seberapa besar negara mampu memenuhi kebutuhan energinya dari sumber dalam negeri.

Dalam daftar tersebut, Indonesia mencatat angka 77 persen penggunaan energi domestik. Angka ini lebih tinggi dibandingkan China (76 persen) hingga Amerika Serikat (70 persen).

Data ini menunjukkan bahwa Indonesia relatif tidak terlalu bergantung pada impor energi, sehingga lebih tahan terhadap gejolak harga energi global.

Salah satu faktor utama ketahanan energi Indonesia adalah dominasi sumber energi domestik. Batu bara menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 48 persen, disusul gas sebesar 22 persen dan energi terbarukan sebesar 7 persen.

- Advertisement -

Selain itu, impor migas Indonesia yang melewati jalur strategis seperti Selat Hormuz hanya menyumbang sekitar 1 persen dari total konsumsi nasional. Hal ini membuat Indonesia lebih aman dari gangguan pasokan global.

Pemerintah terus memperkuat ketahanan energi melalui berbagai langkah strategis. Di antaranya adalah pengembangan biodiesel 50 persen (B50) untuk mengurangi ketergantungan impor bahan bakar minyak.

Selain itu, pemerintah juga mendorong substitusi LPG dengan alternatif seperti Dimethyl Ether (DME) dan Compressed Natural Gas (CNG).

Produksi minyak nasional juga ditingkatkan, dengan target lifting mencapai 610.000 barel per hari pada 2026. Tak hanya itu, sumur migas yang tidak aktif juga direaktivasi, serta eksplorasi energi di wilayah Indonesia Timur terus dilakukan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa pemerintah terus menjaga keseimbangan antara pemanfaatan energi domestik dan transisi energi.

“Pemerintah menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber energi domestik dan akselerasi transisi energi di tengah volatilitas harga energi global,” katanya dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Senin (4/5/2026).

Dengan kekuatan energi dalam negeri dan strategi yang terus dikembangkan, Indonesia dinilai memiliki posisi yang cukup kuat untuk menghadapi ketidakpastian energi global.

Ke depan, tantangan terbesar adalah menjaga keseimbangan antara kemandirian energi dan percepatan penggunaan energi ramah lingkungan.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronalds Petrus Gerson
Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU