Dominasi Persija Sia-sia! Asa Juara Macan Kemayoran Terancam

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTAPersija Jakarta kembali kehilangan momentum penting dalam perburuan gelar setelah ditahan imbang 1-1 oleh PSIM Yogyakarta pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026. Di laga itu, Macan Kemayoran mendominasi laga.

Laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Rabu (22/4), jadi bukti bahwa dominasi tanpa efektivitas tak cukup untuk menjaga asa juara.

- Advertisement -

PSIM yang menjalani laga kandang di tempat netral tanpa penonton justru tampil mengejutkan di awal pertandingan. Gol cepat lahir saat laga baru berjalan empat menit melalui gelandang asal Argentina, Ezequiel Vidal.

Serangan dimulai dari sisi kiri oleh Deri Corfe yang mengalirkan bola ke Savio Sheva. Lalu, Vidal menuntaskan peluang dengan sepakan mendatar yang tak mampu dibendung kiper Persija Carlos Eduardo.

- Advertisement -

Gol tersebut memaksa Persija meningkatkan intensitas permainan. Perlahan, Macan Kemayoran mulai menguasai jalannya laga hingga mendapat peluang emas melalui penalti pada menit ke-18 setelah Allano Lima dilanggar Donny Warmerdam di kotak terlarang.

Allano yang maju sebagai eksekutor sukses menyamakan kedudukan, meski arah tembakannya sempat terbaca oleh penjaga gawang Cahya Supriadi. Skor berubah menjadi 1-1.

Setelah gol penyeimbang, Persija tampil lebih dominan. Peluang demi peluang tercipta, termasuk sepakan Rayhan Hannan yang membentur mistar serta peluang emas Allano di depan gawang yang gagal dimaksimalkan. Namun, efektivitas tim Ibu Kota di depan gawang lawan masih jadi masalah utama.

Peluang terbesar untuk berbalik unggul datang pada menit ke-42 saat Persija mendapatkan penalti kedua. Penalti kedua itu karena pelanggaran terhadap Allano kali ini oleh Yusaku Yamadera.

Tapi, apes Maxwell yang dipercaya sebagai eksekutor gagal menuntaskan tugasnya. Kiper PSM Cahya Supriadi berhasil memblok tendangan gelandang asal Brasil itu.

Memasuki babak kedua, pelatih Mauricio Souza melakukan sejumlah perubahan dengan memasukkan Gustavo Almeida dan Alaeddine Ajaraie untuk menambah daya gedor. Pergantian juga berlanjut dengan masuknya Fajar Fathurrahman dan Jean Mota.

Meski tampil semakin menyerang, pola permainan Persija justru mudah terbaca. Dominasi umpan silang membuat lini pertahanan PSIM mampu mengantisipasi serangan dengan baik.

Hasil imbang ini menjadi pukulan bagi Persija. Tim Macan Kemayoran gagal memanfaatkan hasil kurang maksimal Persib Bandung yang sebelumnya kehilangan poin, sehingga peluang memangkas jarak di papan atas terbuang.

Saat ini, Persija tertinggal enam poin dari Persib yang berada di puncak klasemen. Namun, Persib masih surplus satu laga dibanding Persija. Dengan hasil imbang itu, Persija tampaknya sulit jadi juara Super League.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru