HOLOPIS.COM, JAKARTA – Persib Bandung menunjukkan mental juara saat menaklukkan Semen Padang 2-0 di Stadion Haji Agus Salim, Minggu, (6/4/2026). Bermain dengan tekanan tinggi dan cuaca yang menguras energi, tim Maung Bandung justru memperlihatkan kematangan sebagai kandidat kuat juara.
Awal laga jadi ujian sesungguhnya. Tuan rumah tampil lebih agresif dan memaksa Persib bermain reaktif.
Seperti diakui pelatih Persib Bojan Hodak, 20–30 menit pertama adalah fase paling sulit. Adaptasi terhadap kondisi lapangan dan intensitas lawan membuat Pangeran Biru tak langsung menemukan ritme.
Namun, momen krusial datang di menit 32. Penyerang asal Brasil Ramon Tanque memecah kebuntuan lewat penyelesaian tajam yang sekaligus mengubah arah pertandingan. Gol ini bukan sekadar angka, melainkan titik balik psikologis.
Memasuki babak kedua, Persib tampil lebih tenang dan terorganisir. Aliran bola mulai rapi, tempo dikendalikan, dan serangan balik menjadi senjata mematikan.
Puncaknya di menit 69, Tanque Kembali mencetak brade dengan menghukum Semen Padang lewat sundulan yang memastikan kemenangan.
Di balik kemenangan ini, peran Teja Paku Alam tak kalah penting. Clean sheet ke-16 menjadi bukti konsistensinya sebagai tembok terakhir yang sulit ditembus.
Meski sempat mendapat tekanan hingga akhir laga, Persib mampu menjaga disiplin permainan. Kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga sinyal kuat bahwa mereka tahu bagaimana cara menang—bahkan ketika tidak bermain dalam performa terbaik.
Dengan 61 poin dari 26 laga, Persib kini menjaga jarak di puncak klasemen, mempertegas posisi sebagai tim paling stabil di kompetisi musim ini.
Berikut 8 fakta penting pertandingan Semen Padang vs Persib yang dinukil dari laman resmi Persib, Senin, (6/4/2026).
1. Dwigol Penentu
Ramon Tanque mencetak dua gol (32’, 69’) yang menjadi pembeda utama laga.
2. Clean Sheet Konsisten
Teja Paku Alam mencatat nirbobol ke-16 musim ini—rekor impresif untuk lini belakang Persib.
3. Awal Laga Sulit
Persib kesulitan di 30 menit pertama akibat tekanan tinggi Semen Padang dan faktor cuaca panas-lembap.
4. Gol Pembuka Jadi Kunci
Gol pertama mengubah ritme laga, membuat Persib lebih tenang dan lawan bermain lebih terbuka.
5. Efektivitas Serangan Balik
Persib memaksimalkan ruang di babak kedua dengan transisi cepat yang berujung gol kedua.
6. Rotasi Berdampak Cepat
Masuknya pemain pengganti langsung memberi ancaman, meski belum semua peluang berbuah gol.
7. Disiplin hingga Akhir
Persib tetap solid menjaga keunggulan meski ditekan di menit-menit akhir pertandingan.
8. Jarak Aman Terjaga
Kemenangan ini membuat Persib tetap unggul empat poin di puncak klasemen atas Borneo FC. Persib pun makin jauh meninggalkan musuh bebuyutannya, Persija.

