Detik-detik KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, KAI Berpacu dengan Waktu Selamatkan Perjalanan

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Gangguan besar mengguncang layanan perkeretaapian nasional setelah rangkaian KA Bangunkarta mengalami anjlokan di lintas vital Jawa. Insiden ini tak hanya menghentikan perjalanan, tapi juga memaksa PT Kereta Api Indonesia (Persero) bergerak cepat demi memulihkan kepercayaan pelanggan.

Peristiwa itu terjadi pada Senin pukul 14.15 WIB, saat KA (161) Bangunkarta relasi Jombang–Pasarsenen keluar jalur di area emplasemen Stasiun Bumiayu, tepatnya di km 312+1. Dampaknya langsung terasa dengan jalur hulu dan hilir tidak dapat dilalui, menyebabkan lumpuhnya arus perjalanan kereta di lintas tersebut.

- Advertisement -

Di tengah situasi krisis, KAI memastikan satu hal krusial yakni keselamatan penumpang tetap terjaga. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Dia bilang seluruh pelanggan serta awak kereta api yang berada dalam rangkaian tersebut dalam kondisi selamat tanpa ada korban jiwa.

- Advertisement -

“Dan, saat ini proses evakuasi sarana di lokasi rintang jalan terus dipacu dengan dukungan penuh dari personil TNI, Polri, serta unsur kewilayahan setempat agar jalur dapat segera difungsikan kembali,” kata Anne, dalam keterangannya, Senin, (6/4/2026).

Namun, dampak operasional tak terelakkan. Sejumlah perjalanan kereta harus dibatalkan total, termasuk KA Sawunggalih, KA Taksaka, KA Purwojaya, hingga KA Joglosemarkerto.

Sementara itu, beberapa layanan lain menjalani rekayasa operasi, mulai dari batal sebagian hingga pengalihan rute memutar melalui jalur alternatif seperti Kroya–Bandung–Cikampek dan jalur utara via Semarang.

Di lapangan, upaya pemulihan berjalan tanpa henti. Tim gabungan dari unit jalan rel, jembatan, dan sarana bekerja keras mengevakuasi rangkaian yang anjlok demi membuka kembali jalur secepat mungkin.

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI juga langsung mengaktifkan skema layanan darurat. Sebanyak 10 unit bus dikerahkan untuk membantu penumpang melanjutkan perjalanan yang terputus.

“Sebanyak 10 unit bus dikerahkan untuk memobilisasi pelanggan menuju stasiun tujuan atau menyambung perjalanan yang terputus akibat kendala operasional ini. Selain penyediaan transportasi pengganti, KAI juga menyalurkan Service Recovery berupa makanan dan minuman kepada para pelanggan sesuai dengan regulasi perusahaan,” tambah Anne.

Tak hanya itu, petugas di lokasi juga terus memberikan pendampingan serta informasi terkini agar pelanggan tetap merasa aman dan terlayani di tengah situasi darurat.

KAI menyadari gangguan ini berdampak luas terhadap rencana perjalanan masyarakat. Karena itu, percepatan normalisasi jalur menjadi prioritas utama.

“KAI memahami bahwa gangguan ini berdampak pada agenda perjalanan para pelanggan, sehingga petugas dari unit jalan rel, jembatan, serta sarana terus bekerja di titik anjlokan guna memastikan kelaikan jalur dapat segera terpenuhi sesuai standar keselamatan tinggi,” tutup Anne.

Untuk informasi lanjutan, pelanggan dapat menghubungi Contact Center 121, WhatsApp KAI, atau memantau langsung melalui aplikasi Access by KAI guna mengetahui perkembangan perjalanan secara real-time.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru