Taklukkan Rumah Berantakan Pasca Lebaran dengan Teknik Zoning

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Membuka pintu rumah setelah perjalanan mudik yang melelahkan seringkali disambut dengan pemandangan yang kurang menyenangkan, seperti debu tipis yang menyelimuti meja, tumpukan cucian kotor dari koper yang belum sempat dibongkar, hingga sisa-sisa hiasan Lebaran yang mulai miring di sudut ruangan.

Melihat rumah dalam kondisi berantakan sementara tubuh masih terasa pegal seringkali memicu rasa kewalahan (overwhelmed). Akibatnya, banyak dari kita yang justru berakhir hanya duduk diam dan tidak melakukan apa-apa karena bingung harus mulai dari mana.

Kunci untuk merapikan rumah tanpa harus merasa tertekan adalah dengan menghentikan keinginan untuk menyelesaikan semuanya dalam satu waktu. Gunakan teknik “Zoning Cleaning” atau pembersihan berbasis zona. Teknik ini membagi rumah menjadi beberapa area kecil yang lebih mudah dikelola. Jangan melihat rumah sebagai satu kesatuan yang kacau, melainkan lihatlah sebagai sekumpulan proyek-proyek kecil yang bisa diselesaikan secara bertahap.

Fokuslah pada satu zona per hari. Misalnya, pada hari pertama kembali, fokuskan seluruh energi Anda hanya pada ruang tamu dan area pintu masuk. Ruang tamu yang bersih akan memberikan efek psikologis positif karena setiap kali Anda melewati area tersebut, Anda akan merasa ada kemajuan.

Hari kedua, fokuslah pada dapur, bersihkan sisa-sisa makanan atau peralatan yang belum dicuci. Hari ketiga bisa dialokasikan untuk kamar mandi, dan seterusnya. Memecah tugas besar menjadi bagian-bagian kecil yang terukur membuat pekerjaan terasa lebih ringan dan memberikan kepuasan instan setiap kali satu zona selesai dikerjakan.

Jangan pernah mencoba menjadi “pahlawan” tunggal dalam urusan kebersihan rumah. Libatkan seluruh anggota keluarga yang ada di rumah. Berikan tugas spesifik yang sesuai dengan kemampuan masing-masing.

- Advertisement -

Anak-anak kecil bisa ditugaskan untuk mengumpulkan mainan mereka yang berserakan atau membuang sampah plastik ke tempatnya. Pasangan bisa membantu mengangkat barang-barang berat atau menyedot debu di area yang luas.

Dengan kerja tim, beban kerja yang tadinya terasa mustahil diselesaikan sendiri akan terasa jauh lebih ringan. Selain itu, kegiatan ini bisa menjadi sarana kerja sama keluarga pasca-liburan.

Selain membersihkan, gunakan momen ini untuk melakukan dekuttering atau pemilahan barang. Seringkali setelah Lebaran, banyak barang baru masuk atau barang lama yang sudah tidak layak pakai menumpuk. Siapkan satu kantong besar untuk barang-barang yang bisa didonasikan atau dibuang. Mengurangi jumlah barang di dalam rumah akan secara otomatis membuat rumah terlihat lebih rapi dan udara terasa lebih lapang untuk dihirup.

Pencahayaan juga memainkan peran penting dalam proses pembersihan. Bukalah semua jendela lebar-lebar di pagi hari. Biarkan udara segar masuk menggantikan udara pengap selama rumah ditinggal mudik. Aroma udara segar dan sinar matahari akan meningkatkan mood Anda sehingga aktivitas merapikan rumah tidak terasa sebagai beban, melainkan sebagai proses penyegaran hunian.

Dengan sistem yang terencana dan kerja sama yang baik, rumah Anda akan kembali menjadi “istana” yang nyaman dalam hitungan hari tanpa harus menguras seluruh energi Anda di hari pertama.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Khoirudin Ainun Najib
Khoirudin Ainun Najib
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU