HOLOPIS.COM, JAKARTA – Rencana penyelenggaraan Car Free Night (CFN) saat malam takbiran di Jakarta masih belum dipastikan. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan Pemprov DKI Jakarta keputusan akhir sangat bergantung pada hasil sidang isbat penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah.
Menurutnya, terdapat dilema dalam penentuan waktu pelaksanaan karena sidang isbat berpotensi digelar pada dua tanggal berbeda.
Pram mengaku untuk CFN, memang ada dilema karena sidang isbatnya antara tanggal 19 atau 20.
“Kami sedang menunggu itu. Mudah-mudahan seperti yang diperkirakan,” kata Pram di Jakarta Pusat, Selasa, (17/3/2026).
Pun, jika digelar, CFN akan berlangsung di sepanjang kawasan utama ibu kota, yakni koridor Jalan Sudirman-Thamrin. Selama kegiatan berlangsung, kendaraan pribadi bakal dilarang melintas demi beri ruang bagi masyarakat merayakan malam takbiran dengan nyaman.
Pemprov DKI Jakarta juga sudah menyiapkan berbagai rangkaian acara untuk memeriahkan suasana.
Sejumlah agenda disiapkan untuk menarik partisipasi warga seperti Festival Bedug yang menghadirkan 16 finalis terbaik. Selain itu, ada pawai obor yang identik dengan tradisi malam takbiran.
Kemudian, ada acara yang juga akan diisi dengan tausiah dari penceramah serta hiburan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Pram memastikan dirinya bersama Wakil Gubernur Rano Karno akan hadir langsung dalam kegiatan tersebut jika jadi dilaksanakan.
“Nanti akan ada beberapa kegiatan, akan hadir Bapak Gubernur, Bapak Wakil Gubernur, dan seluruh jajaran balai kota, dan tentunya ada penceramah, kemudian ada hiburan dan sebagainya,” ujar politikus PDIP itu.
Untuk mendukung kelancaran acara, masyarakat diimbau menggunakan transportasi publik seperti Transjakarta. Langkah ini diambil untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi acara.


