Ini Arti Lagu ‘Tak Di Tanganku’ dari Juicy Luicy ft Mawar de Jongh

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Lagu “Tak Di Tanganku” yang dibawakan oleh Juicy Luicy bersama Mawar de Jongh mengangkat tema hubungan jarak jauh (LDR), serta kesedihan yang muncul karena keterbatasan waktu untuk selalu bersama.

Melalui liriknya, lagu ini menggambarkan perasaan rindu yang mendalam ketika dua orang yang saling mencintai harus dipisahkan oleh jarak dan keadaan yang tidak selalu berpihak pada mereka.

- Advertisement -

Nuansa emosional dalam lagu tersebut terasa kuat karena memperlihatkan bagaimana pasangan harus menerima kenyataan bahwa kebersamaan tidak selalu bisa diwujudkan setiap saat.

Makna Lagu Tak di Tanganku

Lagu ini memiliki makna perjuangan dalam mempertahankan hubungan jarak jauh. Ketika pasangan tidak dapat bertemu secara langsung, menjaga kedekatan menjadi tantangan tersendiri yang sering menimbulkan rasa galau dan kesepian.

- Advertisement -

Situasi tersebut terasa dekat dengan pengalaman banyak orang yang menjalani hubungan serupa, sehingga pesan yang disampaikan terasa lebih nyata dan menyentuh.

Di sisi lain, liriknya menekankan pentingnya ketulusan dan kesabaran dalam mencintai. Meskipun jarak dan perbedaan waktu kerap memicu emosi yang tidak menentu, kedua pihak tetap berusaha mempertahankan perasaan mereka.

Lagu ini juga menggambarkan kerinduan yang begitu dalam, terutama ketika seseorang tidak dapat berada di sisi orang yang dicintai atau sekadar menggenggam tangannya. Perasaan itulah yang membuat lagu ini terasa emosional sekaligus menyentuh bagi para pendengarnya.

Lirik Lagu Tak di Tanganku

Malam kita sudah beda
Enam jam lebih cepat bulan ku tiba
Kau masih senang di luar
Ku sudah tenang dikamar
Cerita siapa yang dengar
Rindu kita bertengkar

Terang disana cepat
Disini gelap
Ku masih tertidur lelap
Hanya bisa berharap
Engkau disana
Baik baik saja

Siapa yang jadi bahu saat kau perlu
Menangis terluka di payung rindu
Apa ada yang bisa ambil peranku
Menjaga dirimu, yang kini tak di tanganku

Pagi kita juga beda
Enam jam lebih lama hangatku tiba
Ku baru membuka mata
Kau sudah makan kedua
Gelisah siapa yang tanya
Rindu kita bersama

Terang disini cepat
Disana gelap
Kau masih tertidur dengan lelap
Hanya bisa berharap
Engkau disana
Baik baik saja

Siapa yang jadi bahu saat kau perlu
Menangis terluka di payung rindu
Apa ada yang bisa ambil peranku
Menjaga dirimu, yang kini tak di tanganku

Haaaa.
Haaaa.aaa

Tapi tak perlu cemaskan aku
Dan bertanya-tanya

Siapa yang jadi bahu saat kau perlu
Menangis terluka di payung rindu
Apa ada yang bisa ambil peranku
Menjaga dirimu, yang kini tak di tanganku

Aku rindu
Kamu rindu
Tapi tak bisa bertemu

Aku rindu
Kamu rindu
Yang kini tak ditanganku
Dimimpi kita bertemu

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru