Iran Klaim Serang Kilang Minyak Haifa sebagai Balasan atas Serangan AS – Israel

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengklaim telah melancarkan serangan terhadap sebuah kilang minyak di Haifa, Israel, pada Sabtu (7/3) malam waktu setempat. Serangan tersebut disebut sebagai balasan atas serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap infrastruktur energi Iran.

IRGC menyampaikan pernyataan tersebut melalui outlet berita resminya, Sepah News. Dalam pernyataan itu disebutkan bahwa kilang minyak di Haifa menjadi target serangan rudal Iran.

“Kilang minyak Haifa telah dihantam rudal Kheibarshekan sebagai respons atas serangan terhadap infrastruktur energi Iran,” dikutip Holopis.com dari pernyataan IRGC, dikutip Holopis.com, Minggu (8/3).

Di sisi lain, National Iranian Oil Refining and Distribution Company (NIORDC) menyatakan sejumlah fasilitas energi di Iran juga menjadi sasaran serangan pada Sabtu malam.

Perusahaan tersebut melaporkan beberapa depot minyak di provinsi Teheran dan Alborz terkena serangan rudal hingga menyebabkan kebakaran. Tim pemadam kebakaran disebut masih berupaya mengendalikan api di lokasi tersebut.

Pada malam yang sama, ibu kota Iran, Teheran, dilaporkan kembali mengalami gelombang serangan besar. Sejumlah ledakan keras terdengar di berbagai wilayah kota tersebut.

- Advertisement -

Ketegangan antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat meningkat setelah pada 28 Februari lalu kedua negara melancarkan serangan gabungan terhadap Teheran serta beberapa kota lain di Iran.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, sejumlah anggota keluarganya, komandan militer senior, serta warga sipil. Iran kemudian merespons dengan meluncurkan beberapa gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani menilai serangan tersebut bertujuan melemahkan dan memecah belah negaranya.

“Pihak Amerika telah meninggalkan luka di hati rakyat kami. Kami tidak akan membiarkan mereka begitu saja,” ujar Larijani.

Di tengah meningkatnya ketegangan, Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi mengatakan dirinya terus menjalin komunikasi dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud.

Ia menyebut pejabat Arab Saudi telah memastikan bahwa wilayah, ruang udara, maupun perairan negara tersebut tidak akan digunakan sebagai jalur serangan terhadap Iran.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU