MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak --:--
Subuh --:--
Dzuhur --:--
Ashar --:--
Maghrib --:--
Isya --:--

Bahlil Targetkan Konversi Motor Listrik Tembus 6 Juta Unit per Tahun

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut pemerintah tengah menyiapkan langkah percepatan program konversi motor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi motor listrik. Target konversi bahkan diproyeksikan bisa mencapai 6 juta unit per tahun.

Selama beberapa tahun terakhir, program konversi motor BBM ke listrik telah berjalan dengan target sekitar 200 ribu unit per tahun. Namun, pemerintah kini berencana meningkatkan capaian tersebut secara signifikan seiring perkembangan teknologi yang dinilai semakin efisien dan terjangkau.

- Advertisement -

“Tapi sekarang kan sudah mulai ada teknologinya, lebih murah. Jadi mungkin sekitar 4, 5, sampai 6 juta (target konversi per tahun). Jadi semakin ke sini semakin murah,” kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, seperti dilansir dari Antara, Kamis, 5 Maret 2026.

Menurut Bahlil, penurunan biaya teknologi menjadi salah satu faktor utama yang mendorong optimisme pemerintah dalam mengerek target konversi. Dengan biaya yang semakin rendah, program ini diharapkan lebih mudah diakses masyarakat dan mampu mempercepat transisi energi di sektor transportasi.

- Advertisement -

Pemerintah juga tengah menyiapkan skema dukungan, termasuk kemungkinan subsidi, guna mendorong partisipasi publik dalam program konversi motor listrik tersebut. Formulasi kebijakan akan dibahas lebih lanjut oleh satuan tugas (satgas) yang baru dibentuk untuk mempercepat implementasi energi bersih.

“Nanti kita cari formulasinya yang baik. Satgas kan baru diumumkan hari ini. Jadi habis ini kami akan melakukan kerja-kerja Satgas sehingga perencanaannya lebih-lebih betul-betul presisi,” ujar Bahlil.

Prabowo Bentuk Satgas Transisi Energi

Presiden Prabowo membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Transisi Energi Baru Terbarukan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan kedaulatan energi nasional.

“Bapak Presiden membentuk Tim Satgas untuk bisa melakukan percepatan ini. Dan tadi kami diberikan tugas oleh Bapak Presiden sebagai Ketua Satgas dalam menjalankan dan menerjemahkan secara cepat,” ujar Bahlil.

Bahlil menyampaikan, bahwa Presiden Prabowo menuntut Satgas untuk segera melakukan kerja nyata mengimplementasikan transisi energi baru terbarukan dalam kurun waktu yang sesingkat-singkatnya.

“Insyaallah kita akan melakukan dalam kurun waktu yang tidak lama. Bapak Presiden tadi menyampaikan bahwa maksimal 3 sampai 4 tahun, bahkan kalau bisa lebih cepat lagi,” ujar Bahlil.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru