Kamis, 26 Feb 2026
BREAKING
Kamis, 26 Feb 2026
BAHASA
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Tegaskan Laut Bercerita Bukan Bentuk Perlawanan Politik

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Film terbaru karya rumah produksi Pal8 berjudul ‘Laut Bercerita’ yang diadaptasi dari novel populer karya Leila S. Chudori dengan judul yang sama siap meramaikan layar lebar. Selain mengangkat potret sejarah Indonesia, film ini juga mempertemukan dua nama besar yakni Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo sebagai pemeran utama.

Mengangkat isu sensitif, baik Reza dan Dian membuat kagum dengan pernyataannya yang tajam. Keduanya mempunya pendapatnya masing-masing terkait kemungkinan penggiringan opini film ini adalah sebuah bentuk perlawanan terhadap sistem pemerintahan.

- Advertisement -

“Film ini bukan bentuk perlawanan. Film ini adalah bentuk kita merayakan tentang harapan,” ujar Reza dalam konferensi pers di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (24/2).

Senada dengan Reza Dian Sastrowardoyo juga menolak jika fim Laut Bercerita diarahkan sebagai sebuah bentuk perlawanan kondisi politik. Alih-alih perlawanan, pemeran Cinta dalam film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) justru menjadi ruang untuk menumbuhkan optimisme generasi muda terhadap bangsa mereka.

- Advertisement -

“Kita akan melihat bahwa ini adalah sebuah perayaan tentang semangat anak-anak muda yang ingin mencintai bangsanya dengan cara mereka sendiri dan sebenarnya kita tidak perlu terlalu terburu-buru apakah ini ada hubungannya dengan politis,” katanya.

Menurut Dian, aksi demonstrasi bukanlah fenomena baru, baik di Indonesia maupun di berbagai negara lain. Ia menilai film ini bisa menjadi representasi suara bagi mereka yang tak mampu menyuarakan pendapatnya secara langsung

“Karena menurut saya bagaimana gejolak anak muda merasa terpanggil untuk membela masyarakat yang tidak punya suara. Itu juga terjadi beberapa kali dalam bangsa ini tahun 1928, 1945, 1965, 1998 bahkan tahun 2025. Jadi ini sesuatu yang berulang, sejarah yang berulang,” tekannya.

Dian menegaskan agar tidak menggunakan kata-kata perlawanan dalam menggambarkan film Laut bercerita. Ia berharap film ini bisa memicu semangat dan rasa nasionalisme generasi muda untuk berdiri paling depan membela bangsa dan negara.

“Saya rasa kita bisa melihat ini justru harapan bener banget kata Reza kita bisa jangan pakai kata-kata perlawananlah bikang aja ini adalah banyak harapan masih ada di generasi muda Indonesia dan mari kita rayakan bersama harapan-harapan yang masih ada itu,” tutupnya.

Secara garis besar, Laut Bercerita sendiri mengisahkan perjuangan Biru Laut, mahasiswa aktivis era 1998 yang diculik dan disiksa karena menentang Orde Baru. Cerita menyoroti penderitaan Laut di bawah rezim dan perjuangan keluarganya, terutama adiknya, Asmara Jati dalam mencari keadilan serta kejelasan nasib para korban.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru